OTOMOTIF

Jangan Abaikan Oli Kompresor, Kunci AC Mobil Tetap Dingin dan Awet

106
×

Jangan Abaikan Oli Kompresor, Kunci AC Mobil Tetap Dingin dan Awet

Sebarkan artikel ini
Tak Perlu Tunggu Kompresor Rusak, Ganti Oli AC Mobil Lebih Awal Bisa Hemat Servis hingga Rp7 Juta
Tak Perlu Tunggu Kompresor Rusak, Ganti Oli AC Mobil Lebih Awal Bisa Hemat Servis hingga Rp7 Juta

Media90 – Menjaga kenyamanan selama berkendara di tengah cuaca panas yang terik sangat bergantung pada performa sistem pendingin udara atau AC mobil. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang hanya berfokus pada pengisian freon ketika AC mulai terasa kurang dingin, sementara satu komponen vital justru kerap luput dari perhatian, yakni oli kompresor AC.

Padahal, melakukan penggantian oli kompresor AC mobil secara rutin merupakan kunci utama agar sistem pendingin tetap bekerja optimal dan berumur panjang. Perawatan sederhana ini tidak hanya menjaga kinerja AC, tetapi juga mencegah kerusakan besar yang berujung pada biaya perbaikan mahal.

Peran Penting Oli Kompresor AC Mobil

Oli kompresor AC merupakan cairan pelumas khusus yang berfungsi melindungi komponen internal kompresor. Kompresor sendiri bisa disebut sebagai “jantung” sistem AC karena bertugas memompa dan mensirkulasikan refrigeran ke seluruh rangkaian pendingin.

Baca Juga:  Optimalkan Kinerja Kompresor AC Mobil: Mengenal Fungsi, Mendeteksi Gejala Kerusakan, dan Menangani Biaya Perbaikan

Tanpa pelumasan yang baik, gesekan antar komponen logam di dalam kompresor akan meningkat drastis dan berpotensi menimbulkan kerusakan fatal.

Secara umum, oli kompresor memiliki tiga fungsi utama. Pertama, sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan dan keausan. Kedua, sebagai pendingin yang membantu menstabilkan suhu kerja kompresor. Ketiga, sebagai pelindung dari karat dan korosi yang bisa memperpendek usia pakai kompresor.

Tanda Oli Kompresor AC Perlu Diganti

Penurunan kualitas oli sering kali terjadi tanpa disadari. Meski volumenya masih ada, kemampuan melumasinya bisa menurun. Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain AC terasa kurang dingin, muncul suara kasar atau mendengung saat AC dinyalakan, hingga bau tidak sedap dari ventilasi.

Gejala lain yang lebih serius adalah kompresor cepat panas atau mati mendadak, serta munculnya rembesan cairan berminyak di sekitar kompresor atau selang AC. Kondisi tersebut bisa menandakan seal mulai rusak akibat kualitas oli yang sudah menurun.

Jadwal Ideal Ganti Oli Kompresor

Agar terhindar dari kerusakan besar, penggantian oli kompresor sebaiknya tidak menunggu hingga AC bermasalah. Secara umum, penggantian disarankan setiap 30.000–50.000 kilometer atau setiap 2–3 tahun, meskipun mobil jarang digunakan.

Baca Juga:  Inovasi Terbaru dari Kymco: Paten Radar Blind Spot untuk Skuter Matik

Namun, pemilik kendaraan tetap dianjurkan merujuk pada buku manual pabrikan, karena setiap model mobil memiliki spesifikasi dan kebutuhan perawatan yang berbeda.

Estimasi Biaya Ganti Oli Kompresor AC

Salah satu alasan pemilik mobil menunda perawatan adalah kekhawatiran soal biaya. Padahal, biaya ganti oli kompresor AC relatif terjangkau jika dibandingkan harga penggantian kompresor baru.

Di bengkel umum, biaya total biasanya berada di kisaran Rp150 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung jenis oli dan tarif jasa. Sementara di bengkel resmi, biayanya bisa mencapai Rp400 ribu hingga Rp1,5 juta, seiring dengan standar prosedur pabrikan dan pemeriksaan sistem yang lebih menyeluruh.

Biaya tambahan bisa muncul jika mekanik menemukan komponen lain yang perlu diganti, seperti filter AC, seal, atau selang yang mulai aus.

Faktor Penentu Perbedaan Harga

Perbedaan biaya ganti oli kompresor AC dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari jenis mobil, kapasitas kompresor, jenis dan kualitas oli yang digunakan, hingga lokasi bengkel. Mobil dengan sistem AC ganda atau mobil premium umumnya membutuhkan biaya lebih tinggi dibandingkan mobil LCGC atau mobil harian.

Metode Flushing, Cara Aman Ganti Oli Kompresor

Saat ini, banyak bengkel menggunakan metode flushing untuk mengganti oli kompresor tanpa harus membongkar unit secara keseluruhan. Proses ini meliputi pengosongan oli lama, pembersihan sistem, vakum untuk menghilangkan udara dan uap air, lalu pengisian oli baru sesuai takaran pabrikan.

Baca Juga:  Ini Dia! 7 Pilihan Mobil SUV Terjangkau di Tahun 2024, Alternatif Jimny yang Lebih Ekonomis

Tahap akhir adalah pengisian freon dan uji performa, guna memastikan AC kembali bekerja optimal dengan suhu kabin yang maksimal.

Tips Agar Kompresor AC Lebih Awet

Selain rutin mengganti oli, kebiasaan berkendara juga berpengaruh besar terhadap usia kompresor. Disarankan untuk tidak menyalakan AC saat putaran mesin tinggi, membuang hawa panas kabin sebelum menyalakan AC, menjaga kebersihan kabin, serta menyalakan AC secara berkala meski mobil jarang digunakan.

Memilih bengkel spesialis AC juga bisa menjadi solusi untuk mendapatkan perawatan yang lebih tepat dengan biaya yang kompetitif.

Risiko Menunda Penggantian Oli

Menunda penggantian oli kompresor demi berhemat justru bisa berujung pada kerugian besar. Oli yang sudah kotor akan meningkatkan gesekan ekstrem dan berpotensi membuat kompresor macet atau pecah.

Jika itu terjadi, biaya penggantian kompresor bisa mencapai Rp1,5 juta hingga di atas Rp7 juta, tergantung jenis kendaraan. Ibarat tubuh manusia, oli kompresor adalah “darah” bagi sistem AC. Jika kualitasnya buruk, jantung sistem pendingin pun akan bekerja lebih keras hingga akhirnya gagal berfungsi.

Dengan perawatan rutin dan tepat, pemilik mobil tidak hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga menghindari biaya perbaikan besar di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *