Media90 – Kabar yang dinanti jutaan penggemar sepak bola di Indonesia akhirnya terjawab. Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) secara resmi mengumumkan keberhasilannya mengamankan hak siar FIFA World Cup 2026. Pengumuman monumental ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno, dalam konferensi pers di Kantor Pusat TVRI, Senayan, Jakarta, menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan hiburan berkelas dunia yang bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan format baru yang melibatkan 48 negara peserta, sehingga total 104 pertandingan akan digelar. Dengan TVRI sebagai official broadcaster, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan seluruh laga melalui televisi digital terestrial tanpa biaya berlangganan, memastikan akses inklusif hingga pelosok nusantara.
Akses Mudah hingga Pelosok Negeri
Penayangan Piala Dunia 2026 oleh TVRI bukan sekadar urusan bisnis, tetapi misi pelayanan publik. Dengan infrastruktur pemancar digital yang menjangkau wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal), pertandingan dapat ditangkap menggunakan antena UHF biasa pada TVRI Nasional dan TVRI Sport dalam kualitas HD. TVRI berkomitmen menjaga stabilitas sinyal dan kualitas siaran agar pengalaman menonton tetap maksimal di seluruh Indonesia.
Penayangan 104 Pertandingan dan Strategi Siaran
Semua 104 laga, dari babak penyisihan grup hingga final, akan disiarkan secara langsung. Mengingat perbedaan waktu antara Amerika Utara dan Indonesia, TVRI telah menyusun jadwal siaran mulai pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB, lengkap dengan siaran ulang dan live delay untuk memastikan masyarakat tetap bisa menikmati pertandingan meski di jam dini hari.
Aturan Nonton Bareng (Nobar)
TVRI juga mengatur izin nonton bareng. Kegiatan non-komersial oleh komunitas masyarakat bebas biaya, sementara kegiatan komersial seperti di hotel atau kafe memerlukan lisensi resmi. Hal ini dilakukan untuk mematuhi kontrak hak siar internasional dan memastikan pelanggaran hak cipta tidak terjadi.
Momentum Edukatif dan Dampak Ekonomi
Selain menyajikan hiburan, TVRI akan memanfaatkan Piala Dunia 2026 untuk menayangkan konten edukatif dan informasi publik. Turnamen ini juga diprediksi memberi dampak positif bagi ekonomi lokal, terutama bagi UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan cendera mata olahraga.
Menanti Laga Pembuka dan Sejarah Baru
Laga pembuka dijadwalkan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada 11 Juni 2026 di Mexico City Stadium. TVRI optimistis dapat menyiarkan semua pertandingan dengan kualitas terbaik, membuktikan peran lembaga penyiaran publik dalam menyatukan bangsa melalui tayangan berkualitas dan gratis. Kini, rakyat Indonesia tinggal menanti pesta sepak bola terbesar di dunia dengan kepastian layar TVRI sebagai saksi lahirnya legenda baru di Piala Dunia 2026.














