IQRA

Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

42
×

Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

Sebarkan artikel ini
Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Sesuai Sunnah Nabi SAW, Dianjurkan untuk Umat Muslim
Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Sesuai Sunnah Nabi SAW, Dianjurkan untuk Umat Muslim

Media90 – Waktu malam telah Allah SWT anugerahkan kepada manusia sebagai waktu untuk beristirahat dan memulihkan tenaga melalui tidur. Dalam ajaran Islam, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa sebelum dan sesudah tidur sebagai bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Membaca doa tidur memiliki tujuan mulia, di antaranya memohon ketenangan jiwa, perlindungan dari gangguan setan, serta berharap diberikan mimpi yang baik. Selain itu, doa juga menjadi ikhtiar agar seseorang terjaga dari gangguan makhluk gaib yang kerap memengaruhi alam bawah sadar manusia saat tidur.

Anjuran membaca doa sebelum dan sesudah tidur merupakan sunnah yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Tidur diibaratkan sebagai keadaan di mana ruh “berpisah sementara” dari jasad. Oleh karena itu, sebagai seorang hamba, sudah sepatutnya memohon perlindungan kepada Allah SWT, Sang Pemilik ruh dan jasad, agar tetap dijaga dan dikembalikan kembali saat waktu bangun telah ditentukan.

Baca Juga:  Arti Mimpi Salat Sendirian, Ini Tafsir dan Maknanya

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Az-Zumar ayat 42:

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya:
“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan jiwa (orang) yang belum mati pada waktu tidurnya. Maka Dia menahan jiwa orang yang telah Dia tetapkan kematiannya dan melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.”

Bacaan Doa Tidur Sebelum dan Sesudahnya

Arab:
بِاسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِاسْمِكَ أَرْفَعُهُ فَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي
اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ
أَعُوذُ بِكَ اللَّهُمَّ مِنْ شَرِّ كُلِّ ذِي شَرٍّ
وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا
إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Latin:
Bismika rabbī wadha‘tu janbī wa bismika arfa‘uh, faghfir lī dzanbī.
Allāhumma qinī ‘adzābaka yauma tab‘atsu ‘ibādaka.
Allāhumma bismika ahyā wa amūt.
Allāhumma innī a‘ūdzu bika min syarri kulli dzī syarrin,
wa min syarri kulli dābbatin anta ākhidzun bināshiyatihā,
inna rabbī ‘alā shirāthin mustaqīm.

Artinya:
“Dengan nama-Mu, wahai Tuhanku, aku meletakkan rusukku dan dengan nama-Mu pula aku mengangkatnya. Maka ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah, lindungilah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu. Wahai Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan mati. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan segala sesuatu yang memiliki keburukan dan dari kejahatan setiap makhluk yang melata. Engkaulah yang menggenggam ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku berada di jalan yang lurus.”

Selain membaca doa sebelum dan sesudah tidur, terdapat pula beberapa amalan sunnah lain yang dianjurkan Rasulullah SAW menjelang tidur, seperti berwudhu, membaca ayat Kursi, serta berdzikir. Semua itu merupakan bagian dari adab tidur yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau meninggalkan dua pedoman utama bagi umatnya, yakni Al-Qur’an dan Sunnah:

تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا: كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةَ رَسُولِهِ

Artinya:
“Aku telah meninggalkan kepada kalian dua perkara. Kalian tidak akan tersesat selama berpegang teguh kepada keduanya, yaitu Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya.” (HR. Malik dan Baihaqi)

Dari hadis tersebut, jelas bahwa umat Rasulullah SAW dianjurkan untuk senantiasa mengamalkan sunnah-sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal adab dan doa sebelum tidur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan pertolongan kepada kita untuk istiqamah dalam mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *