BERITA

Presiden Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat, Pendidikan SD–SMA Ditanggung Negara

1
×

Presiden Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat, Pendidikan SD–SMA Ditanggung Negara

Sebarkan artikel ini
Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat, Pendidikan SD hingga SMA Dibiayai Negara
Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat, Pendidikan SD hingga SMA Dibiayai Negara

Media90 – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif pendidikan unggulan yang dirancang untuk menyediakan akses pendidikan formal berkualitas bagi anak-anak dari semua lapisan masyarakat, terlebih mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Program yang diluncurkan tersebut diharapkan menjadi terobosan dalam membangun sumber daya manusia sejak usia sekolah sekaligus menjadi salah satu upaya pemutusan rantai kemiskinan secara struktural. Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah formal berasrama mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), di mana seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung oleh negara.

Anak-anak peserta program tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga fasilitas tempat tinggal, pangan bergizi, layanan kesehatan, seragam, hingga pembinaan karakter secara menyeluruh. Pendekatan holistik ini ditempatkan sebagai pintu masuk transformasi sosial yang berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia.

Pendidikan dan Pemberdayaan Keluarga

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Sekolah Rakyat lahir dari kepedulian Presiden terhadap kelompok masyarakat yang selama ini tertinggal dari proses pembangunan.

“Mereka kemudian diberi akses, akomodasi, dan kesempatan menempuh pendidikan dalam lingkungan yang berkualitas serta orangtuanya mendapat program pemberdayaan,” ujarnya.

Saifullah Yusuf yang juga dikenal sebagai Gus Ipul menambahkan bahwa program ini merupakan satu paket strategi untuk mengentaskan kemiskinan.

“Karena ini bagian dari pengentasan kemiskinan. Anaknya sekolah, keluarganya diberdayakan. Anaknya lulus, keluarganya naik kelas (dan) menjadi berdaya. Ini istimewa dan ini tentu legacy dari Bapak Presiden Prabowo,” tegasnya.

Perkembangan Program dan Dampak Nyata

Hingga akhir 2025, pemerintah mencatat bahwa 166 Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di berbagai daerah. Program tersebut telah menjangkau hampir 16 ribu siswa dengan dukungan ribuan guru dan tenaga kependidikan.

Evaluasi yang dilakukan Kementerian Sosial menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek kesehatan dan perkembangan akademik siswa, yang dikaitkan dengan sistem asrama dan pemenuhan gizi yang terukur.

Testimoni dari Lapangan

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 13 Kupang, Felipina Agustina Kale, menyatakan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud keadilan sosial yang nyata.

“Menurut saya inilah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program ini sangat bagus. Siapapun pemimpinnya, siapapun presidennya, ini program yang harus terus dijalankan,” ujarnya.

Felipina juga melihat perubahan karakter siswa secara nyata melalui sistem pembinaan intensif berasrama. Ia menyampaikan apresiasi khusus kepada Presiden Prabowo atas kepeduliannya terhadap masyarakat miskin, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Untuk Bapak Presiden, terima kasih banyak. Sudah sangat peka terhadap kebutuhan masyarakat miskin. Kami merasa bahwa program ini sangat luar biasa,” tambahnya.

Ekspansi Sekolah Rakyat Tahap II

Pemerintah turut memperluas jangkauan program melalui pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di lebih dari seratus lokasi baru di seluruh Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sekolah ini merupakan investasi jangka panjang bangsa, sekaligus komitmen pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata komitmen pemerintah membangun SDM unggul. Kami pastikan pembangunannya cepat dan berkualitas,” tegasnya.

Dengan program ini, pemerintah berharap Sekolah Rakyat mampu menjadi faktor penentu dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional serta menjembatani ketimpangan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.

Baca Juga:  Polinela Luncurkan Program Studi Kimia Terapan Terbaru: Apa Bedanya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *