Media90 – Edwin Apriandi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Lampung Selatan periode 2026–2029. Wartawan Radar Lamsel yang kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Tigapena itu didaulat menjadi ketua dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Lampung Selatan yang berlangsung di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Rabu (14/1/2026).
Edwin mengamankan kemenangan setelah satu-satunya calon pesaingnya, Amir Syarifudin, mengundurkan diri pada tahapan penyampaian visi dan misi. Pengunduran diri tersebut membuat forum secara bulat menetapkan Edwin sebagai ketua terpilih melalui mekanisme aklamasi.
Dalam sambutan pertamanya sebagai ketua terpilih, Edwin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota PWI Lampung Selatan yang telah memberikan dukungan sejak awal proses pencalonan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah mendukung penuh. Sejak saya mendeklarasikan diri, hingga akhirnya amanah ini menjadi nyata,” ujarnya.
Berangkat dari pengalaman panjang di dunia jurnalistik, Edwin yang mengawali karier sebagai loper koran menegaskan bahwa PWI harus menjadi rumah besar bagi para wartawan. Menurutnya, organisasi profesi tersebut harus mendorong peningkatan kompetensi, kualitas menulis, serta etika kerja jurnalistik.
“PWI adalah wadah untuk saling asah, asuh, dan asih. Tempat berkumpulnya jurnalis untuk meningkatkan kualitas tulisan, kompetensi personal, serta menjaga etika profesi,” tegasnya.
Edwin juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Ia menyerukan agar pasca-Konferkab tidak ada lagi sekat atau kubu di internal PWI.
“Tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Kita semua adalah anggota PWI. Mari kita besarkan marwah PWI, karena PWI bukan milik ketua, bukan milik kelompok, tetapi milik kita bersama,” kata Edwin.
Ketua PWI Provinsi Lampung, Hi. Wirahadi Kusumah, turut memberikan penguatan dalam arahannya. Ia menilai bahwa keberhasilan kepengurusan PWI sangat ditentukan oleh pelaksanaan program kerja yang sudah dirumuskan dalam sidang komisi.
“Program kerja yang dibahas di Komisi A dan B saat Konferkab itulah yang menjadi peta jalan kepengurusan selama tiga tahun ke depan. Jika dijalankan dengan baik, maka kepemimpinan itu akan sukses,” ujar Wira.
Namun demikian, Wira kembali mengingatkan bahwa PWI bukanlah organisasi yang berorientasi pada kesejahteraan materi bagi anggotanya.
“PWI bukan tempat untuk mensejahterakan anggota, tetapi wadah untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kompetensi wartawan dalam menulis berita,” tegasnya.
Konferkab PWI Lampung Selatan dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada pagi hari, dan ditutup oleh Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadi Kusumah, pada siang hari setelah seluruh rangkaian agenda selesai.
Dengan terpilihnya Edwin Apriandi, PWI Lampung Selatan diharapkan semakin solid, adaptif, dan mampu meningkatkan profesionalisme wartawan di daerah tersebut selama periode kepengurusan 2026–2029.














