Media90 – Pengurus KONI Lampung bersama Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Lampung mematangkan persiapan cabang olahraga anggar dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 di Manado. Persiapan ini dibahas melalui pertemuan lanjutan dan evaluasi bersama pengurus cabang olahraga, sebagai bagian dari kesiapan seluruh cabang olahraga beladiri di Lampung.
Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan anggar menjadi salah satu agenda penting pembinaan di tahun 2026. KONI Lampung telah mengantongi data prestasi atlet dan bersama pengurus anggar berupaya menyiapkan atlet secara optimal agar mampu bersaing di PON Beladiri 2026.
“Dalam evaluasi tersebut, kami juga menindaklanjuti kendala utama cabang olahraga anggar, yakni keterbatasan sarana latihan,” kata Taufik Hidayat, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, setelah tidak lagi menggunakan tempat latihan di Pahoman, Bandar Lampung, atlet anggar harus berbagi ruang dengan cabang olahraga lainnya. Kondisi ini dianggap kurang ideal, mengingat olahraga anggar membutuhkan peralatan khusus dan fokus tinggi.
Sebagai solusi sementara, KONI Lampung menyediakan lokasi latihan di Lantai II Kantor KONI Lampung di Gedung Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Meski fasilitas terbatas, langkah ini diharapkan mampu menjaga kontinuitas latihan hingga PON Beladiri di Manado berlangsung.
“Fokus utama saat ini adalah PON Beladiri Manado. Namun, untuk keberlanjutan pembinaan, kami akan mendorong pemerintah daerah melalui Dispora Lampung agar tersedia sarana latihan khusus bagi anggar di masa mendatang,” ujar Taufik.
Sementara itu, Ketua Ikasi Lampung, Watoni Noerdin, mengapresiasi perhatian dan dukungan KONI Lampung terhadap cabang olahraga anggar. Dukungan ini memberi semangat bagi atlet dan pelatih untuk tetap fokus berlatih dan meningkatkan performa.
Menjelang PON Beladiri, Ikasi Lampung menargetkan hasil terbaik. Pengalaman berlaga di berbagai kejuaraan terbuka nasional menjadi modal penting untuk menambah jam terbang dan menguatkan mental atlet. “Kami akan tampil maksimal dan berharap bisa menyumbangkan medali untuk Lampung. Secara teknis, atlet sudah siap, tinggal memantapkan mental dan konsistensi bertanding,” ujar Watoni Noerdin.
Melalui evaluasi dan persiapan ini, KONI Lampung berharap seluruh cabang olahraga beladiri, termasuk anggar, dapat tampil kompetitif dan memberikan kontribusi prestasi terbaik pada PON Beladiri di Manado.














