Media90 – Raksasa teknologi Apple baru-baru ini menghadapi kendala teknis serius yang memengaruhi sejumlah layanan digital utamanya. Sejak beberapa waktu terakhir, pengguna iPhone, iPad, dan Mac di berbagai negara melaporkan gangguan akses massal, terutama pada App Store, yang membuat aktivitas mengunduh aplikasi maupun melakukan transaksi digital terganggu.
Lumpuhnya layanan ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial, di mana pengguna mengeluhkan layar kosong atau pesan error saat mencoba mengakses etalase aplikasi Apple. Gangguan tidak terbatas pada satu wilayah; insiden ini terjadi secara global, memengaruhi jutaan pengguna sekaligus.
Kronologi Gangguan Layanan Apple
Berdasarkan pantauan situs pemantau layanan digital DownDetector, laporan keluhan melonjak tajam ketika App Store mendadak tidak bisa memuat konten sama sekali.
Pengguna yang mencoba mengakses layanan sering kali hanya mendapati layar kosong dengan ikon loading atau muncul notifikasi “Cannot Connect to App Store”, baik melalui data seluler maupun jaringan Wi-Fi.
Gangguan terjadi pada jam-jam sibuk, berdampak bagi pengembang aplikasi yang sedang meluncurkan pembaruan maupun pengguna harian yang membutuhkan aplikasi produktivitas. Awalnya, banyak pengguna mengira masalah berasal dari koneksi internet pribadi atau perangkat mereka sendiri. Namun, lonjakan keluhan serentak dari berbagai negara mengonfirmasi bahwa kendala berada pada server pusat Apple.
Dampak Luas pada Ekosistem Apple
Lumpuhnya App Store ternyata hanya bagian dari gangguan yang lebih luas. Layanan lain dalam ekosistem Apple, seperti:
- Apple Music
- Apple TV+
- Apple Arcade
- Apple Books
juga mengalami perlambatan akses atau bahkan berhenti total.
Selain itu, fitur fungsional seperti iCloud dan Find My sempat tersendat, menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan data dan pelacakan perangkat. Layanan administratif seperti Apple Business Manager dan Apple School Manager pun terdampak, mengganggu aktivitas perkantoran dan pendidikan yang mengandalkan perangkat Apple secara kolektif.
Melalui Apple System Status, indikator layanan yang biasanya hijau sempat berubah menjadi kuning dan merah, menandakan terjadinya outage global.
Status Pemulihan Layanan
Kabar baik datang pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 14.38 WIT, ketika Apple mengonfirmasi bahwa seluruh kendala teknis telah ditangani sepenuhnya.
Melalui pembaruan di laman dukungan resmi, status semua layanan kembali normal dengan indikator hijau. Pengguna kini dapat kembali mengunduh aplikasi, melakukan sinkronisasi iCloud, dan menikmati layanan streaming tanpa kendala pesan error.
Pelajaran dari Gangguan Sistem Global
Insiden ini menjadi pengingat bahwa ketergantungan pada layanan berbasis cloud memiliki risiko gangguan teknis, meskipun perusahaan sebesar Apple. Pemeliharaan infrastruktur global merupakan tantangan kompleks yang dapat berdampak luas pada produktivitas pengguna.
Dengan layanan yang telah pulih, disarankan bagi pengguna Apple untuk selalu memantau Apple System Status secara rutin. Hal ini membantu mengidentifikasi gangguan lebih cepat dan menghindari tindakan ekstrem seperti factory reset perangkat yang tidak perlu. Literasi digital dan pemantauan server pusat menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan kestabilan data dalam ekosistem Apple.














