Media90 – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bengkulu masih menunggu instruksi dari Gubernur Bengkulu terkait dukungan terhadap Provinsi Lampung sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032. Sikap ini disampaikan menyusul kunjungan KONI Lampung ke KONI Bengkulu dalam rangka meminta dukungan resmi.
Sekretaris Umum KONI Bengkulu, Mery Astuti, mengatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu melaporkan kunjungan dan permohonan dukungan tersebut kepada Gubernur Bengkulu serta Ketua KONI Bengkulu. Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif KONI Lampung yang datang langsung untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi.
“Untuk Lampung menjadi tuan rumah bersama PON, pada prinsipnya kami mendukung. Namun Bengkulu juga memiliki niatan untuk menjadi tuan rumah PON 2032. Karena itu, kami akan melaporkan kedatangan KONI Lampung ini kepada Gubernur dan Ketua KONI,” ujar Mery Astuti, Rabu (28/1/2026).
Mery menegaskan, apabila Gubernur Bengkulu nantinya menginstruksikan KONI Bengkulu untuk memberikan dukungan kepada Lampung, maka pihaknya siap datang langsung ke Lampung dengan membawa dukungan resmi.
“Pada dasarnya Bengkulu mendukung Lampung menjadi tuan rumah PON 2032. Namun di sisi lain, Bengkulu juga memiliki cita-cita untuk menjadi tuan rumah pada PON yang sama,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, secara langsung menyerahkan surat permohonan dukungan kepada KONI Bengkulu. Surat tersebut diterima oleh Sekretaris Umum KONI Bengkulu Mery Astuti yang didampingi jajaran pengurus lainnya di Kantor KONI Bengkulu.
“KONI Lampung berharap KONI Bengkulu dapat memberikan dukungan kepada Lampung untuk menjadi tuan rumah bersama PON 2032 mendatang,” ungkap Riagus Ria.
Ia menambahkan, KONI Lampung akan terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan berbagai KONI provinsi lain guna menggalang dukungan. Lampung bersama Banten diproyeksikan menjadi tuan rumah bersama PON 2032.
“Kami tetap optimistis bisa mendapatkan dukungan penuh, khususnya dari provinsi-provinsi di Pulau Sumatera,” tutupnya.
Upaya lobi dan konsolidasi ini menjadi bagian dari strategi KONI Lampung untuk memperkuat posisi dalam pencalonan tuan rumah PON 2032, sekaligus membangun sinergi antardaerah dalam pengembangan olahraga nasional.














