Media90 – Jetour Indonesia memastikan kesiapan menghadirkan Jetour T2 versi Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di pasar Tanah Air. Model elektrifikasi ini akan melengkapi lini Jetour T2 bermesin Internal Combustion Engine (ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan di Indonesia.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Ranggy Radiansyah, mengungkapkan bahwa rencana peluncuran Jetour T2 PHEV masih berjalan sesuai dengan strategi perusahaan. Varian ramah lingkungan tersebut ditargetkan meluncur pada paruh kedua tahun 2026.
“(Jetour T2) PHEV kami masih sesuai plan sebelumnya. Kami akan hadirkan T2 PHEV di second half, semester kedua 2026,” ujar Ranggy di sela acara penyerahan unit Jetour T2 kepada konsumen Indonesia di Summarecon Mall Serpong (SMS), Tangerang, Sabtu (31/1/2026).
Meski belum mengonfirmasi secara pasti waktu dan lokasi peluncuran, Ranggy membuka peluang bahwa Jetour T2 PHEV akan diperkenalkan melalui ajang pameran otomotif nasional. Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 disebut sebagai salah satu momentum yang berpotensi dimanfaatkan Jetour.
“Kami akan menggunakan momentum auto show untuk menghadirkan produk terbaru. Tapi, untuk auto show yang mana, kami nanti infokan,” ungkapnya.
Penyerahan Jetour T2 ke Konsumen Dimulai
Sejalan dengan rencana perusahaan, Jetour Indonesia juga telah memulai proses penyerahan unit Jetour T2 kepada konsumen pada awal 2026. Penyerahan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.
“Awal pengiriman sudah mulai ke konsumen. Hari ini ada 21 konsumen. Secara nasional, kami sedang dalam proses menuju 200 konsumen. Delivery (T2) dilakukan secara bertahap,” jelas Ranggy.
Seluruh unit yang dikirim ke konsumen merupakan hasil perakitan lokal di fasilitas produksi PT Handal Indonesia Motor (HIM), menandai komitmen Jetour terhadap industri otomotif nasional.
Kuota Hampir Habis, Harga Segera Naik
Antusiasme konsumen terhadap Jetour T2 terbilang tinggi. Ranggy mengungkapkan bahwa jumlah pemesanan telah mendekati kuota awal sebanyak 1.000 unit dengan harga spesial Rp568 juta On The Road (OTR) Jakarta.
“Kuota 1.000 konsumen sudah hampir habis, sekarang sudah di angka 980 unit. Target kami pengiriman sampai bulan Maret,” ungkapnya.
Jika kuota tersebut telah terpenuhi, Jetour Indonesia memastikan akan memberlakukan harga normal untuk Jetour T2. Kenaikan harga pun sudah disiapkan.
“Karena sudah hampir 1.000 unit, ke depannya harga (T2) akan naik menjadi Rp588 juta,” pungkas Ranggy.
Dengan rencana kehadiran varian PHEV serta respons positif pasar terhadap T2 bermesin konvensional, Jetour semakin menegaskan keseriusannya bersaing di segmen SUV Indonesia, termasuk dalam transisi menuju kendaraan elektrifikasi.














