Media90 – Media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan Api Abadi Mrapen di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dalam kondisi padam total. Video tersebut diunggah oleh akun @Inlita_ dan dengan cepat menyita perhatian warganet.
Alih-alih menyala seperti biasanya, di lokasi justru terlihat sebuah papan pengumuman bertuliskan “Maaf, api sedang dalam perbaikan” yang dipasang tepat di titik api. Pemandangan tak biasa ini sontak memancing beragam reaksi, mulai dari rasa heran hingga komentar bernada humor.
Komentar Netizen Banjir Sindiran dan Candaan
Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi respons jenaka dari netizen. Salah satu komentar yang paling banyak disorot berbunyi, “Yang diklaim abadi saja tidak bisa dipercaya, apalagi yang datang bermodalkan janji.”
Komentar lain tak kalah menggelitik, seperti “Gasnya habis, belum beli lagi.” Candaan-candaan tersebut membuat video Api Abadi Mrapen yang padam semakin viral dan ramai dibagikan ulang di berbagai platform media sosial.
Penjelasan Petugas: Pipa Gas Penuh Lumpur
Di balik viralnya video tersebut, seorang petugas di kawasan wisata Api Abadi Mrapen memberikan penjelasan terkait penyebab padamnya api. Ia menyebutkan bahwa api telah padam sejak awal Januari 2026.
Padamnya Api Abadi Mrapen bukan disebabkan oleh habisnya gas alam, melainkan karena saluran pipa gas dipenuhi lumpur, sehingga aliran gas terhambat dan api tidak dapat menyala. Saat ini, pihak pengelola masih melakukan upaya penanganan agar api dapat kembali menyala seperti semula.
Pernah Padam Sebelumnya
Fakta menariknya, ini bukan kali pertama Api Abadi Mrapen mengalami mati total. Api legendaris tersebut sebelumnya sempat padam cukup lama, yakni sejak September 2020 hingga April 2021.
Kala itu, penyalaan kembali Api Abadi Mrapen bahkan dilakukan secara seremonial oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu, Ganjar Pranowo. Sejak dinyalakan kembali, api tersebut terus menyala dan kerap digunakan dalam berbagai kegiatan budaya hingga keagamaan.
Namun kini, api yang selama ini dikenal sebagai simbol yang “tak pernah padam” kembali mengalami gangguan, memantik perhatian publik sekaligus gelak tawa warganet.














