Media90 – Polemik hubungan antara Ressa Rizky Rosano dan penyanyi Denada kembali mencuat ke permukaan publik. Kali ini, Ressa akhirnya angkat bicara setelah kuasa hukum Denada secara terbuka menyebut dirinya sebagai anak kandung sang penyanyi.
Meski pernyataan tersebut telah disampaikan ke publik, Ressa menegaskan bahwa pengakuan itu belum cukup jika tidak disampaikan langsung oleh Denada sendiri. Ia menilai pengakuan terkait status anak merupakan persoalan personal yang tidak seharusnya diwakilkan oleh pihak lain, termasuk kuasa hukum.
“Kalau mengakui itu bukan lewat kuasa hukum. Aku maunya langsung dari mulut Mbak Denada,” ujar Ressa dalam pernyataannya.
Ressa mengaku masih menyimpan keraguan terhadap pengakuan yang disampaikan melalui pihak ketiga. Menurutnya, selama Denada belum berbicara secara langsung, kejelasan status tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Ia menilai pernyataan tidak langsung berpotensi menimbulkan multitafsir dan polemik lanjutan di kemudian hari.
Tak hanya menuntut pengakuan secara lisan, Ressa juga berharap adanya pernyataan tertulis dari Denada. Baginya, langkah tersebut penting demi kepastian hukum dan kejelasan status, agar isu serupa tidak terus berulang di ruang publik. Ia menilai kejelasan tertulis merupakan bentuk tanggung jawab dan sikap dewasa dalam menyelesaikan persoalan sensitif.
Ressa juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia belum pernah menerima klarifikasi atau komunikasi apa pun dari lingkungan pertemanan Denada. Ia menyebut orang-orang di sekitar sang penyanyi memilih diam dan tidak memberikan penjelasan, sehingga semakin menguatkan keinginannya untuk mendengar pengakuan langsung tanpa perantara.
Sebelumnya, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa Ressa merupakan anak kandung kliennya dan menegaskan Denada tidak pernah menyangkal hal tersebut. Ia juga membantah tudingan penelantaran dan menegaskan bahwa seluruh kebutuhan Ressa, termasuk pendidikan dan biaya hidup, selama ini telah dipenuhi oleh Denada.
Polemik ini pun masih terus bergulir, dengan publik menantikan klarifikasi langsung dari Denada untuk mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang.














