Media90 – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 2026, RCTI mengambil langkah besar dengan merombak hampir seluruh slot sinetronnya. Sejumlah judul yang saat ini masih tayang dipastikan akan berakhir dalam hitungan hari, sementara empat sinetron baru telah disiapkan untuk mengisi jam-jam strategis mulai sore hingga waktu sahur.
Kebijakan perombakan total ini langsung memicu perbincangan luas di media sosial. Pasalnya, langkah tersebut menyasar hampir seluruh sinetron yang sedang berjalan dan mengubah peta tayangan prime time RCTI jelang Ramadan.
Empat Sinetron Baru Siap Tayang Awal Ramadan
RCTI memastikan deretan sinetron pengganti akan mulai mengudara pada pertengahan Februari 2026, bertepatan dengan awal Ramadan. Salah satu yang paling dinantikan adalah Amanah Wali 8, yang akan mengisi slot sore dan tayang setiap hari pukul 17.00 WIB mulai 16 Februari 2026. Serial religi ini kembali hadir melanjutkan kisah yang telah memiliki basis penonton setia.
Selanjutnya, 99 Nama Cinta dijadwalkan tayang mulai 19 Februari 2026 pukul 18.30 WIB. Pada hari yang sama, sinetron Kasih di Bayangan Cinta akan mengisi slot malam pukul 20.00 WIB.
Tak hanya itu, RCTI juga menyiapkan sinetron khusus Ramadan bertajuk Banyak Jalan Menuju Surga yang akan tayang di jam sahur, menyasar penonton dini hari selama bulan puasa.
Tiga Sinetron Lama Resmi Berakhir
Di sisi lain, tiga sinetron yang saat ini masih mengisi layar RCTI dipastikan akan mengakhiri penayangannya secara bertahap. AIRA, yang tayang setiap Senin hingga Jumat pukul 17.00 WIB, akan menayangkan episode terakhir pada 13 Februari 2026. Sejak awal, sinetron ini memang dikemas sebagai serial dengan jumlah episode terbatas.
Kemudian Mencintai Ipar Sendiri, yang menempati slot 18.30 WIB, dijadwalkan tamat pada 17 Februari 2026. Sementara itu, sinetron Cinta Sepenuh Jiwa yang selama ini tayang di jam utama pukul 20.15 WIB akan resmi berakhir pada 18 Februari 2026.
Dengan berakhirnya ketiga judul tersebut, praktis seluruh slot sinetron RCTI akan diganti menjelang Ramadan 2026.
Respons Penonton Terbelah
Kabar penamatan massal ini langsung menuai beragam respons dari penonton. Sejumlah komentar bernada kecewa hingga kritik membanjiri media sosial.
“Yaa memang sudah haruss pada tamaatt semua karna share nya, sedikit semuaa… Mana rating TV nya RCTI urutan 9 mirisss bangett,” tulis salah satu warganet.
“Sayang banget, cast oke-oke kek CSJ susah banget dapet rating tinggi, udah jam tayang nggak jelas,” komentar lainnya.
“Di liburin aja dulu sampai Lebaran. Kenapa ditamatkan!! Sebel deh iihh,” tulis pengguna lain.
“Gak rela kalau CSJ mau tamat,” tambah warganet lainnya.
Namun, tak sedikit pula yang menilai langkah RCTI sudah tepat demi efisiensi dan strategi persaingan rating selama Ramadan.
Ramadan memang selalu menjadi periode krusial bagi industri televisi nasional. Dengan mengganti hampir seluruh sinetronnya, RCTI tampak ingin mengulang momentum kejayaan tayangan Ramadan sekaligus mencari formula baru agar kembali bersaing di papan atas rating nasional.
Apakah strategi besar ini akan membuahkan hasil? Jawabannya akan terlihat saat Ramadan 2026 resmi dimulai.














