NASIONAL

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Tebal Capai 700 Meter Mengarah Timur Laut

9
×

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Tebal Capai 700 Meter Mengarah Timur Laut

Sebarkan artikel ini
Erupsi Gunung Semeru, Abu Vulkanik Membumbung 700 Meter ke Timur Laut
Erupsi Gunung Semeru, Abu Vulkanik Membumbung 700 Meter ke Timur Laut

Media90 – Gunung Api Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Selasa, 3 Februari 2026, tepatnya pada pukul 04.42 WIB. Letusan tersebut teramati secara visual dan terekam jelas oleh peralatan pemantauan kegempaan yang berada di sekitar kawasan gunung.

Erupsi ini menjadi perhatian petugas karena kolom abu terpantau cukup tinggi dan berintensitas tebal, meski status gunung hingga saat ini masih berada dalam pengawasan ketat.

Kolom Abu Terpantau Tebal Mengarah Timur Laut

Berdasarkan hasil pengamatan, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 700 meter di atas puncak, atau setara dengan ±4.376 meter di atas permukaan laut. Kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu dengan arah sebaran dominan ke timur laut.

Baca Juga:  Geger Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pemerintah Pertimbangkan Pembatasan Game PUBG dan Sejenisnya

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya tekanan gas vulkanik yang cukup kuat saat erupsi berlangsung, meski tidak disertai perubahan status gunung.

Erupsi Terekam Jelas di Seismograf

Secara instrumental, aktivitas erupsi Gunung Semeru terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 155 detik. Data tersebut menunjukkan letusan berlangsung cukup signifikan, meski tidak disertai laporan dentuman keras.

Pemantauan intensif terus dilakukan oleh petugas guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya erupsi susulan.

Zona Bahaya dan Batas Aktivitas Warga

Menyusul erupsi ini, masyarakat diminta untuk mematuhi rekomendasi keselamatan guna menghindari potensi bencana sekunder, seperti awan panas guguran dan aliran lahar. Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan antara lain:

Baca Juga:  GALAXY IN MOTION: Weekend Seru dan Penuh Aktivitas Komunitas di Grand Galaxy Park
  • Sektor tenggara Gunung Semeru, khususnya sepanjang Besuk Kobokan, harus dikosongkan dari aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak.
  • Di luar jarak tersebut, masyarakat tetap dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar dapat mencapai hingga 17 kilometer dari puncak.
  • Warga juga tidak diperkenankan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Semeru, mengingat ancaman lontaran batu pijar.

Selain Besuk Kobokan, masyarakat di sekitar aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru juga diimbau meningkatkan kewaspadaan. Potensi bahaya meliputi awan panas guguran, aliran lava, dan lahar, terutama di kawasan:

Baca Juga:  Viral Keributan Soal Uang Arisan di Citayam Depok, Penagihan Utang Pecah saat Tahlilan
  • Besuk Bang
  • Besuk Kembar
  • Besuk Sat

Tak hanya itu, sejumlah sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan juga berpotensi terdampak aliran lahar, khususnya saat terjadi hujan di kawasan puncak.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Masyarakat di sekitar Gunung Semeru diimbau tetap tenang, tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumbernya, serta selalu mengikuti arahan resmi dari petugas berwenang.

Penggunaan masker juga dianjurkan apabila terjadi hujan abu di wilayah permukiman. Hingga kini, pemantauan aktivitas Gunung Semeru masih terus dilakukan secara intensif demi memastikan keselamatan warga di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *