Media90 – Masyarakat di berbagai wilayah Jawa Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem. Peringatan tersebut dikeluarkan pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 06.30 WIB, terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Cuaca ekstrem ini diperkirakan mulai berkembang sekitar pukul 07.00 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 09.00 WIB di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak Sejak Pagi
Sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah masuk dalam wilayah awal yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir. Di Kabupaten Sragen, wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Kecamatan Tangen.
Sementara di Kabupaten Grobogan, hujan lebat berpotensi terjadi di Kecamatan Karangrayung, Penawangan, Toroh, Pulokulon, Ngaringan, Wirosari, Tawangharjo, Grobogan, Purwodadi, Brati, Klambu, dan Godong.
Untuk Kabupaten Blora, wilayah Todanan dan Japah masuk dalam area yang berpotensi terdampak. Di Kabupaten Pati, hujan lebat diprakirakan melanda Kecamatan Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Gabus, Margorejo, Gembong, Tlogowungu, Margoyoso, Gunungwungkal, Cluwak, Tayu, Dukuhseti, dan Trangkil.
Di Kabupaten Kudus, potensi hujan lebat disertai petir mencakup Kecamatan Kaliwungu, Kota Kudus, Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo, Bae, Gebog, dan Dawe. Sementara itu, Kabupaten Jepara berpotensi terdampak di Kecamatan Kedung, Pecangaan, Welahan, Mayong, Batealit, Jepara, Mlonggo, Bangsri, Keling, Tahunan, Nalumsari, Kalinyamatan, Kembang, Pakis Aji, dan Donorojo.
Kabupaten Demak juga masuk dalam daftar wilayah waspada, meliputi Kecamatan Guntur, Sayung, Karangtengah, Wonosalam, Dempet, Gajah, Karanganyar, Mijen, Demak, Bonang, Wedung, dan Kebonagung.
Di Kabupaten Kendal, hujan lebat berpotensi terjadi di Kecamatan Patean, Singorojo, Boja, Kaliwungu, Brangsong, Pegandon, Gemuh, Weleri, Cepiring, Patebon, Kendal, Rowosari, Kangkung, Ringinarum, Ngampel, dan Kaliwungu Selatan.
Wilayah Kabupaten Batang yang perlu diwaspadai meliputi Wonotunggal, Bandar, Blado, Reban, Tersono, Gringsing, Limpung, Subah, Tulis, Batang, Warungasem, Kandeman, Pecalungan, dan Banyuputih. Sementara di Kabupaten Pekalongan, potensi hujan lebat terdapat di Kecamatan Lebakbarang, Petungkriyono, Talun, Doro, Karanganyar, dan Karangdadap.
Di Kabupaten Pemalang, wilayah Pemalang, Taman, Petarukan, dan Ampelgading diperkirakan terdampak. Adapun di wilayah perkotaan, hujan lebat disertai petir berpotensi melanda seluruh kecamatan di Kota Semarang serta Kecamatan Pekalongan Barat, Timur, Utara, dan Selatan di Kota Pekalongan.
Potensi Meluas ke Wilayah Lain
Selain wilayah daratan, cuaca ekstrem juga berpotensi meluas hingga Perairan Waduk Kedungombo. Hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga dapat melanda wilayah Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Demak, Kabupaten Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, hingga Kota Tegal.
Wilayah pegunungan dan pesisir menjadi area yang perlu diwaspadai karena berpotensi mengalami dampak lanjutan seperti genangan air, angin kencang, serta sambaran petir.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat, mewaspadai potensi pohon tumbang dan genangan air, serta mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin.
Selain itu, warga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari sumber resmi. Kewaspadaan ekstra diperlukan terutama bagi pengguna jalan dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir.














