Media90 – Pelatih Kepala Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengaku kecewa dan tak bisa menerima kekalahan timnya dari Borneo FC pada laga pekan ke-20 Super League. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (7/2/2026).
Dalam laga itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC harus menyerah dengan skor 1-2 dari Borneo FC, meski sempat unggul lebih dulu di penghujung babak pertama. Gol pembuka tuan rumah dicetak oleh Privat Mbarga pada menit ke-45+4.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif dan mampu membalikkan keadaan. Komang Teguh mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-50, sebelum Ikhsan Nul Zikrak memastikan kemenangan tim tamu lewat gol pada menit ke-77.
Paul Munster menilai permainan timnya di babak pertama berjalan sesuai rencana dan mampu menghasilkan gol. Namun, ia mengakui performa menurun di babak kedua hingga akhirnya harus kehilangan keunggulan.
“Babak pertama kami bermain dengan baik dan bisa mencetak gol. Di babak kedua, permainan kami menurun. Banyak peluang yang tercipta, tapi tidak bisa kami manfaatkan menjadi gol tambahan. Tentu kami kecewa, karena dari posisi menang justru berakhir kalah di kandang,” ujar Paul Munster dalam jumpa pers usai pertandingan.
Pelatih asal Irlandia Utara itu juga menyoroti gol-gol yang bersarang ke gawang timnya. Ia mengaku sulit menerima kebobolan dari situasi open play, terutama gol kedua Borneo FC yang berawal dari tendangan bebas.
“Gol kedua Borneo sangat tidak bisa saya terima. Situasinya terlalu mudah dan seharusnya bisa diantisipasi. Saya tidak menerima itu, tapi saya harus move on, melakukan evaluasi, dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” katanya.
Menurut Munster, Borneo FC tampil lebih lapar dan memiliki keinginan besar untuk memenangkan pertandingan. Ia mengaku telah mencoba mengubah taktik permainan guna merespons tekanan lawan, namun upaya tersebut tidak membuahkan gol tambahan.
Dengan hasil ini, Borneo FC tetap bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Super League dengan koleksi 46 poin. Sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC harus puas berada di posisi ke-9 klasemen dengan raihan 26 poin.














