BERITA

Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan, Pariwisata, dan Ketenagakerjaan dengan Malaysia

8
×

Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan, Pariwisata, dan Ketenagakerjaan dengan Malaysia

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung Perluas Kerja Sama Perdagangan dan Ketenagakerjaan dengan Malaysia
Pemprov Lampung Perluas Kerja Sama Perdagangan dan Ketenagakerjaan dengan Malaysia

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjajaki peluang kerja sama di bidang perdagangan, pariwisata, dan ketenagakerjaan dengan Atase Perdagangan, Atase Perhubungan, dan Atase Tenaga Kerja KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan ini berlangsung di Sage Hotel, Kuala Lumpur, sebagai upaya memperkuat hubungan antar wilayah dan membuka akses pasar internasional, khususnya dengan Malaysia.

Kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Wakil Bupati Pringsewu Riyanto, Inspektur Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Lampung, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyatakan pentingnya kerja sama ini untuk mendorong penyerapan produk unggulan daerah, khususnya dari sektor pertanian, perkebunan, dan industri olahan, agar dapat menembus pasar Malaysia.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Gandeng Universitas Saburai untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan dan ASN

“Selain perdagangan, kami juga menyoroti peningkatan kualitas tenaga kerja migran asal Lampung yang bekerja di Malaysia. Pemprov Lampung berkomitmen memfasilitasi SDM yang kompeten, terampil, dan berdaya saing,” ujar Jihan.

Di sektor pariwisata, Jihan menawarkan potensi destinasi wisata Lampung kepada mitra di Malaysia, sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan memperluas promosi pariwisata daerah.

Sementara itu, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur menyebutkan pelaku UMKM Lampung memiliki peluang besar untuk menembus pasar Malaysia, dengan catatan memenuhi sejumlah persyaratan. Mereka menekankan pentingnya kemitraan dengan mitra lokal, peningkatan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta memahami mekanisme ekspor-impor.

Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur menyoroti pentingnya peningkatan konektivitas antara Lampung dan Malaysia, baik melalui jalur laut maupun udara. Pengembangan infrastruktur pelabuhan dianggap menjadi faktor utama dalam memperlancar arus logistik dan perdagangan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Kelas Migran Vokasi Jepang, Buka Akses Kerja Internasional bagi Pelajar SMA/SMK

Di sisi lain, Atase Tenaga Kerja KBRI Kuala Lumpur memaparkan potensi besar tenaga kerja asal Lampung untuk bekerja di Malaysia, terutama di sektor strategis. Saat ini, Malaysia tidak lagi memprioritaskan pekerja domestik, yang porsinya hanya sekitar 11 persen. Mayoritas tenaga kerja asing dibutuhkan di sektor perkebunan, industri pengolahan, jasa, terapis, konstruksi, dan pertambangan.

Melalui pertemuan ini, Pemprov Lampung berharap terbangun sinergi berkelanjutan dengan KBRI Kuala Lumpur untuk mendukung penguatan ekspor, pengembangan pariwisata, peningkatan konektivitas, serta penempatan tenaga kerja berkualitas.

Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *