Media90 – Jagat Facebook mendadak ramai setelah akun Wulan Qiana membagikan cerita tentang kebiasaan iparnya yang bekerja di dapur MBG.
Dalam unggahannya, Wulan memperlihatkan satu kantong telur dadar yang diperkirakan berisi sekitar 10–15 butir. Ia menyebut bahwa makanan seperti buah, ayam, hingga telur kerap dibawa pulang dari dapur tempat iparnya bekerja.
Meski demikian, Wulan menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud melarang, melainkan hanya berharap makanan dibawa dalam jumlah yang wajar.
“Iparku kan kerja di dapur MBG suka bawain makanan yg lebih, buah sering banget jeruk, salak, apel, kadang ayam, telor bulet. Ni laki ku kerja mampir ngambil telor di tempatnya sisa dari dapur. Maksdnya bawa sewajarnya aja laa…” tulis Wulan di akun TikTok @istoryselebriti.
Perdebatan Netizen
Alih-alih mendapat respons simpati, unggahan tersebut justru memicu perdebatan luas. Banyak netizen mempertanyakan klaim “makanan sisa” jika jumlahnya mencapai sekantong besar. Sebagian menilai jumlah tersebut tidak masuk akal untuk disebut sisa dapur, dan perdebatan berkembang ke isu pembagian porsi antara anak-anak dan pekerja.
Beberapa komentar yang ramai diperbincangkan:
- Theresia Dee: “Ini lebihan ya guys alias sengaja dibuat banyak, yg masuk ompreng mah malah sisaan dari yang mereka bawa pulang…”
- Is’t Lavigne: “Sisa mah 1 atau 2 biji, lah ini satu kantong gitu, itu 1 kg telor loh, dan itu 1 pekerja yg bawa…”
- Yhulie Ana Eldi Putri: “Sama dengan disini, tetangga teman ku kerja di MBG, sering bawa banyak lauk, 1 orang bisa nyampe 10 potong…”
- Dewie Shinta Sarbiiyaan’z: “Emang kaya gitu, jadi gausah bertanya kenapa porsi anak seuprit, karena sering liat anak di kasih porsi seuprit karena yang banyak porsi pekerja MBG-nya pada bawa sekantong gede…”
Komentar-komentar tersebut menyoroti dugaan ketidakseimbangan distribusi makanan antara pekerja dan anak-anak. Isu ini pun melebar ke pertanyaan tentang transparansi pengelolaan dapur MBG.
- Ade Lometta: “Oooh jadi begini kerjanya, sengaja di kasih satu sendokan sayur biar sisanya banyak dan dibawa pulang.”
- Cuzmyy Blossom: “Udh biasa hal seperti itu. Kadang sayur ngasih di ompreng paling 1 sendok, tapi lebihnya banyak banget pada dibawa pulang…”
- SahLya Rkive ALia: “1 orang dapet sisaan sebanyak itu. Kalo 15 orangan diitung2 udah berapa kg? Dananya larinya kesitu.”
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola dapur MBG terkait polemik yang berkembang di media sosial.
Unggahan ini menjadi contoh bagaimana satu postingan pribadi bisa memicu diskusi luas, terutama ketika menyangkut isu distribusi makanan dan transparansi.














