NASIONAL

Aktivitas Terkini Gunung Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Capai 1,9 Km

5
×

Aktivitas Terkini Gunung Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Capai 1,9 Km

Sebarkan artikel ini
Gunung Merapi Kembali Aktif, 3 Guguran Lava Mengalir 1,9 Km, Warga Diminta Siaga
Gunung Merapi Kembali Aktif, 3 Guguran Lava Mengalir 1,9 Km, Warga Diminta Siaga

Media90 – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi terbaru menunjukkan dinamika yang masih cukup intens. Berdasarkan laporan pengamatan terkini, tercatat tiga kali guguran lava yang mengarah ke Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.900 meter.

Meskipun puncak gunung tertutup kabut (0–III) dan tidak teramati adanya asap dari kawah, suplai magma dilaporkan masih berlangsung. Kondisi ini berpotensi memicu awan panas guguran yang dapat membahayakan wilayah di sekitarnya.

Secara visual, gunung api tampak tertutup kabut sehingga pengamatan langsung terhadap kawah menjadi terbatas. Cuaca di sekitar kawasan dilaporkan mendung dengan angin tenang yang bertiup ke arah barat.

Kondisi Cuaca dan Potensi Bahaya Lahar

Data klimatologi menunjukkan kondisi lingkungan yang cukup lembap dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga:  Viral! Api Abadi Mrapen Grobogan Padam, Netizen Ramai Guyon hingga Sindiran
  • Suhu udara: 19,8–21,3°C
  • Kelembaban: 80,3–82,3%
  • Tekanan udara: 869,7–912,9 mmHg

Kondisi mendung disertai kelembaban tinggi ini turut meningkatkan potensi terjadinya lahar hujan, terutama jika curah hujan turun di sekitar puncak gunung.

Aktivitas Vulkanik dan Kegempaan

Selain aktivitas guguran lava, kegempaan Gunung Merapi juga terpantau cukup signifikan. Data pengamatan mencatat:

  • 23 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–14 mm dan durasi 73,18–198,19 detik
  • 24 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2–32 mm dan durasi 12,66–59,63 detik

Tingginya aktivitas kegempaan ini mengindikasikan suplai magma yang masih aktif, sehingga potensi terjadinya awan panas guguran tetap harus diwaspadai.

Zona Potensi Bahaya

Potensi bahaya saat ini masih didominasi oleh guguran lava dan awan panas di beberapa sektor:

Baca Juga:  Bukan Hewan atau Tumbuhan, Makhluk Purba 9 Meter Ini Pernah Kuasai Bumi Sebelum Dinosaurus

Sektor Selatan – Barat Daya

  • Sungai Boyong: maksimal 5 km
  • Sungai Bedog, Krasak, Bebeng: maksimal 7 km

Sektor Tenggara

  • Sungai Woro: maksimal 3 km
  • Sungai Gendol: maksimal 5 km

Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius hingga 3 km dari puncak.

Imbauan Kewaspadaan

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan bencana diimbau untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di dalam radius bahaya yang telah ditetapkan. Apabila terjadi peningkatan aktivitas secara signifikan, status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau ulang oleh pihak berwenang.

Pemantauan intensif terus dilakukan guna memastikan keselamatan warga di sekitar lereng gunung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *