NASIONAL

Tragedi Tabrak Lari di Sengkotek Samarinda, Lansia 71 Tahun Meninggal Dunia

8
×

Tragedi Tabrak Lari di Sengkotek Samarinda, Lansia 71 Tahun Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Lansia 71 Tahun Tewas Ditabrak Lari di Samarinda, Saat Hendak Salat Subuh
Lansia 71 Tahun Tewas Ditabrak Lari di Samarinda, Saat Hendak Salat Subuh

Media90 – Kasus tabrak lari di kawasan Sengkotek, Kota Samarinda, kembali menyita perhatian publik. Seorang pria berusia 71 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan beruntun yang terjadi pada Sabtu subuh (21/2/2026) sekitar pukul 04.42 WITA.

Peristiwa nahas tersebut berlangsung di wilayah Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan sedang hujan dengan penerangan yang minim, sehingga suasana di lokasi masih gelap.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di media sosial, korban terlihat sedang menyeberang jalan ketika insiden terjadi. Dalam rekaman tersebut, seorang pengendara sepeda motor yang diduga merupakan penjual ikan menabrak korban. Namun, pengendara tersebut tidak berhenti dan langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Baca Juga:  Menu MBG TK di Semarang Disorot, Orang Tua Pertanyakan Standar Gizi

Beberapa menit kemudian, sebuah mobil bak terbuka melintas dan kembali melindas tubuh korban yang masih tergeletak di jalan. Tidak berhenti di situ, korban kembali tertabrak oleh pemotor lain yang juga tidak memberikan pertolongan dan memilih melanjutkan perjalanan.

Rekaman CCTV juga memperlihatkan sejumlah kendaraan lain yang melintas tanpa berhenti untuk membantu korban. Kondisi ini memicu keprihatinan luas dari masyarakat terkait rendahnya kepedulian pengguna jalan terhadap korban kecelakaan.

Pertolongan akhirnya datang ketika seorang sopir bus karyawan tambang yang melintas di lokasi kejadian menghubungi relawan. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD IA Moeis untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, saat informasi ini diunggah, korban dilaporkan telah meninggal dunia.

Baca Juga:  PLN Kolaborasi dengan Mahasiswa IIB Darmajaya Membersihkan 2,5 Ton Sampah di Pesisir Pantai Bandar Lampung

Kronologi Kejadian

Berikut rangkaian peristiwa yang terjadi:

  • Pukul 04.42 WITA: Korban menyeberang jalan saat hujan, diduga hendak berangkat salat subuh
  • Korban ditabrak pemotor pertama dan ditinggalkan
  • Korban dilindas mobil bak terbuka
  • Korban kembali ditabrak pemotor lain
  • Beberapa kendaraan melintas tanpa memberikan pertolongan
  • Sopir bus menghubungi relawan
  • Korban dievakuasi ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia

Insiden tragis ini memicu keprihatinan masyarakat luas, terutama terkait minimnya respons pengendara di lokasi kejadian. Banyak warganet menyoroti pentingnya kepedulian serta kewajiban moral untuk membantu korban kecelakaan lalu lintas.

Hingga saat ini, kasus tabrak lari tersebut masih menjadi perhatian publik dan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang guna mengungkap pelaku serta memberikan keadilan bagi korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *