NASIONAL

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, 22 Kali Gempa Erupsi Terdeteksi, Warga Diminta Waspada

8
×

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, 22 Kali Gempa Erupsi Terdeteksi, Warga Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Gunung Semeru Hari Ini, 22 Gempa Erupsi Terekam, Warga Dilarang Mendekati Besuk Kobokan
Aktivitas Gunung Semeru Hari Ini, 22 Gempa Erupsi Terekam, Warga Dilarang Mendekati Besuk Kobokan

Media90 – Aktivitas Gunung Semeru hari ini menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya pada kegempaan letusan. Berdasarkan laporan pemantauan terbaru, tercatat sebanyak 22 kali gempa letusan/erupsi dengan durasi yang mencapai hampir tiga menit.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut terpantau berada dalam kondisi cuaca mendung, dengan hembusan angin sedang ke arah timur laut. Meski secara visual asap kawah tidak teramati, aktivitas kegempaan menjadi indikator utama bahwa dinamika vulkanik masih berlangsung aktif.

Aktivitas Gempa Erupsi Mendominasi

Data pengamatan kegempaan menunjukkan variasi aktivitas sebagai berikut:

Gempa Letusan/Erupsi

  • 22 kejadian
  • Amplitudo 15–22 mm
  • Durasi 78–171 detik
Baca Juga:  Aktivitas Gunung Semeru Masih Tinggi, Puluhan Gempa Letusan Terekam dan Zona Larangan Diperketat

Gempa Guguran

  • 2 kejadian
  • Amplitudo 1–2 mm
  • Durasi 51–62 detik

Gempa Hembusan

  • 1 kejadian
  • Amplitudo 5 mm
  • Durasi 34 detik

Gempa Harmonik

  • 1 kejadian
  • Amplitudo 2 mm
  • Durasi 332 detik

Gempa Vulkanik Dalam

  • 2 kejadian
  • Amplitudo 2–3 mm
  • S-P 3–4 detik
  • Durasi 37–42 detik

Gempa Tektonik

  • 1 gempa tektonik lokal
  • 2 gempa tektonik jauh

Dominasi gempa letusan menunjukkan adanya suplai energi dari dalam gunung yang masih aktif, sehingga potensi erupsi tetap perlu diwaspadai. Meski kolom asap tidak terlihat, aktivitas seismik menjadi parameter utama dalam evaluasi kondisi gunung api.

Zona Bahaya Gunung Semeru

Pihak berwenang mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan bencana:

Sektor Tenggara – Besuk Kobokan

  • Dilarang beraktivitas dalam jarak 13 km dari puncak (pusat erupsi)
  • Tidak melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan
  • Potensi awan panas dan lahar dapat menjangkau hingga 17 km dari puncak
Baca Juga:  Waspada Tautan Undian Palsu Mengatasnamakan Bank Kalteng, Ini Imbauan Resminya

Radius Kawah

  • Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak karena rawan lontaran batu pijar

Aliran Sungai Rawan
Waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran:

  • Besuk Kobokan
  • Besuk Bang
  • Besuk Kembar
  • Besuk Sat

Termasuk anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

Pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Semeru terus dilakukan oleh pihak berwenang. Status aktivitas gunung api ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan terbaru, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dan tidak beraktivitas di zona berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *