OTOMOTIF

Tidak Sulit, Ini Tips Perawatan Ban Mobil Sebelum dan Pasca Mudik Ala Michelin

12
×

Tidak Sulit, Ini Tips Perawatan Ban Mobil Sebelum dan Pasca Mudik Ala Michelin

Sebarkan artikel ini
Cara Praktis Merawat Ban Mobil Sebelum dan Setelah Mudik Versi Michelin
Cara Praktis Merawat Ban Mobil Sebelum dan Setelah Mudik Versi Michelin

Media90 – Perjalanan mudik yang menempuh ratusan hingga ribuan kilometer menuntut kesiapan kendaraan secara menyeluruh. Salah satu komponen paling penting adalah ban, yang berperan menjaga stabilitas, daya cengkeram, serta kenyamanan berkendara.

“Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Oleh karena itu, memastikan kondisi ban optimal menjadi langkah penting sebelum melakukan perjalanan jauh,” ujar Ichayut Kanittasoontorn, President Director Michelin Indonesia, saat acara Michelin Gathering: Iftar Gathering 2026 di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

“Momentum Ramadan dan Lebaran adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Kami ingin setiap perjalanan menuju momen kebersamaan tersebut berlangsung aman, nyaman, dan tenang,” tambah Ichayut.

Tips Perawatan Ban Mobil Sebelum Mudik

1. Cek Kondisi Ban
Sebelum berangkat, lakukan pemeriksaan visual pada ban. Pastikan tidak ada kerusakan, retak, atau benda tajam yang menempel.

Baca Juga:  Top 9 Pilihan Merek Ban Mobil Terbaik untuk Kendaraan Anda di Indonesia

“Pemeriksaan ini penting agar perjalanan tidak terganggu,” kata Alfons Abikaryono, Customer Engineering Support Michelin Indonesia.

2. Periksa Tekanan Angin
Tekanan angin ban harus sesuai rekomendasi pabrikan. Ban dengan tekanan rendah bisa panas saat perjalanan jauh, meningkatkan risiko aquaplaning, yakni kondisi di mana air menghalangi kontak ban dengan jalan sehingga mobil kehilangan kendali.

“Tekanan angin yang sedikit lebih tinggi biasanya lebih aman dibanding tekanan kurang,” jelas Alfons. Misalnya, ban yang semula diisi 30-32 psi saat dingin bisa meningkat menjadi 34-36 psi saat di jalan tol.

Tips Perawatan Ban Pasca Mudik

1. Pengecekan Kembali
Setelah perjalanan, periksa kembali ban untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat jalan berlubang atau kondisi kasar.

Baca Juga:  Ini Dia Daftar Merek dan Harga Ban Mobil Ring 16 Terbaru yang Akan Memukau Anda!

2. Rutin Mengecek Tekanan Angin
Alfons menyarankan untuk memeriksa tekanan ban secara rutin, misalnya dua minggu sekali, karena secara alami terjadi penurunan tekanan.

3. Ban Mobil Listrik vs Konvensional
Perawatan ban mobil listrik hampir sama dengan mobil konvensional. Namun, karena mobil listrik biasanya lebih berat, tekanannya harus lebih tinggi.

4. Tips Menyimpan Ban

  • Ban kosong: Bisa disimpan berdiri atau ditumpuk. Jika ditumpuk, lakukan rotasi rutin agar tekanan tidak selalu di bagian bawah.
  • Ban pakai pelek: Dapat direbah dan ditumpuk. Jika bannya besar, bisa ditempatkan di sisi (sidewall) dan dilakukan rotasi.

Kesimpulan

Dua langkah utama perawatan ban untuk mudik Lebaran adalah:

  1. Sebelum mudik: Cek kondisi ban dan tekanan angin.
  2. Pasca mudik: Periksa kembali kondisi ban dan rutin memeriksa tekanan.
Baca Juga:  KAI Tanjungkarang Pastikan Keselamatan Mudik Lebaran 2025 dengan Perbaikan Jalur dan Pengetatan Perlintasan Liar

Mengetahui cara menyimpan ban juga membantu memperpanjang umur pakai ban dan menjaga performa kendaraan tetap optimal.

FAQ

1. Apakah ban mobil perlu perawatan untuk mudik?
Ya, untuk menjaga stabilitas, daya cengkeram, dan kenyamanan saat perjalanan jauh.

2. Perlukah pengecekan kondisi ban sebelum mudik?
Ya, agar ban dalam kondisi prima sehingga perjalanan aman sampai kampung halaman.

3. Apakah tekanan ban yang kurang dapat menyebabkan aquaplaning?
Ya, tekanan kurang bisa membuat air terperangkap di ban sehingga mobil kehilangan kendali.

4. Perlukah pengecekan ban pasca mudik?
Ya, untuk mendeteksi kerusakan akibat kondisi jalan yang bervariasi selama perjalanan.

5. Apakah perawatan ban mobil listrik berbeda?
Tidak signifikan, hanya saja ban mobil listrik memerlukan tekanan lebih tinggi karena bobot mobil lebih berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *