TEKNO

iPhone All-Glass Dikabarkan Batal, Apple Kesulitan dalam Produksi

Novita Nurjanah
0
×

iPhone All-Glass Dikabarkan Batal, Apple Kesulitan dalam Produksi

Sebarkan artikel ini
iPhone Tanpa Tombol dan Port Terancam Batal, Apple Hadapi Kendala Produksi
iPhone Tanpa Tombol dan Port Terancam Batal, Apple Hadapi Kendala Produksi

Media90.id – Apple sebelumnya dikabarkan tengah menyiapkan desain iPhone tanpa tepi untuk menandai 20 tahun kehadiran iPhone. Konsep tersebut bahkan disebut-sebut akan menjadi salah satu perubahan desain terbesar dalam sejarah smartphone Apple.

Namun, rencana tersebut kini dikabarkan harus dibatalkan. Informasi ini disampaikan Analis Jefferies, Edison Lee, yang menyebut Apple telah menghentikan pengembangan iPhone dengan desain all-glass.

Ads
close ads

Menurut Lee, hasil pengecekan terhadap rantai pasok menunjukkan adanya kendala besar dalam proses produksi. Membuat perangkat dengan desain ekstrem tersebut dalam jumlah besar sekaligus mempertahankan kualitas yang konsisten ternyata menjadi tantangan yang sulit diatasi.

Layarnya Cantik, tetapi Sulit Diproduksi

Salah satu tantangan terbesar iPhone all-glass berasal dari penggunaan layar quad-curved yang menyatu dengan bodi berbahan kaca serta keramik pada bagian belakang.

Konsep tersebut dirancang untuk menciptakan tampilan layar yang seolah-olah melayang tanpa bezel yang mengganggu. Namun, desain seperti ini membutuhkan proses manufaktur yang jauh lebih kompleks dibandingkan iPhone dengan layar konvensional.

Apple juga dikabarkan ingin menyembunyikan kamera selfie dan komponen Face ID di balik layar. Sementara itu, speaker konvensional disebut akan digantikan oleh teknologi yang menghasilkan suara melalui getaran pada layar.

Semakin ekstrem desain yang ingin diwujudkan, semakin besar pula tantangan dalam proses produksinya.

Panel quad-curved yang dibuat Samsung dilaporkan mengalami sejumlah masalah, termasuk distorsi optik dan penurunan tingkat brightness pada bagian tepi layar yang melengkung.

Tingkat cacat produksi juga disebut terlalu tinggi. Selain itu, penggunaan pemasok tertentu membuat biaya produksi perangkat menjadi semakin mahal.

Berbagai kendala tersebut akhirnya membuat Apple memilih untuk tidak melanjutkan desain tersebut ke tahap produksi massal.

Jika kabar ini benar, iPhone yang disiapkan untuk memperingati 20 tahun kehadiran iPhone kemungkinan tidak akan hadir dengan desain futuristis all-glass seperti yang sebelumnya dirumorkan.

iPhone Generasi Berikutnya Tetap Dapat Upgrade Besar

Meski konsep iPhone all-glass dikabarkan dihentikan, Apple tetap disebut menyiapkan sejumlah peningkatan hardware untuk generasi iPhone berikutnya.

Sebelumnya, iPhone Pro Max dikabarkan akan mendapatkan sejumlah upgrade besar, termasuk RAM 16GB, baterai silicon-carbon, serta kamera utama 200MP.

Peningkatan tersebut diperkirakan berkaitan dengan kebutuhan perangkat untuk menjalankan fitur-fitur berbasis Apple Intelligence sekaligus meningkatkan kemampuan fotografi.

Di sisi lain, iPhone all-glass sebelumnya diperkirakan memiliki harga sekitar USD 2.060. Dengan banderol tersebut, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu produk premium dengan margin keuntungan tinggi bagi Apple, sekaligus membantu perusahaan menghadapi kenaikan biaya sejumlah komponen, termasuk memori.

Dengan kemungkinan batalnya proyek tersebut, Apple tentu perlu menyiapkan strategi lain untuk mempertahankan margin sekaligus memberikan peningkatan signifikan pada lini iPhone mendatang.

Nama iPhone 20 Masih Jadi Misteri

Selain desain, penamaan iPhone generasi berikutnya juga masih belum sepenuhnya jelas.

Sebelumnya beredar rumor bahwa Apple akan menggunakan nama iPhone 20 untuk menandai ulang tahun ke-20 iPhone. Namun, jika desain khusus tersebut benar-benar dibatalkan, Apple disebut berpotensi kembali menggunakan penamaan iPhone 19 untuk generasi berikutnya.

Model tersebut kemungkinan akan ditemani oleh varian ultra-premium sebagai lini tertinggi.

Untuk saat ini, seluruh informasi mengenai desain all-glass maupun penamaan generasi berikutnya masih sebatas rumor. Apple sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *