Media90.id – JBL resmi memperkenalkan Pulse 6 sebagai generasi terbaru dari lini speaker Bluetooth portabelnya. Perangkat ini hadir dengan desain transparan khas seri Pulse yang menjadi identitasnya, tetapi kini dibekali sejumlah pembaruan menarik.
Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada bagian atas speaker. JBL menambahkan pegangan yang dilengkapi pencahayaan sehingga tampilannya semakin unik dan sekilas menyerupai sebuah lentera.
Tidak hanya mengandalkan desain, JBL Pulse 6 juga membawa peningkatan pada sektor audio, konektivitas, pencahayaan, hingga ketahanan terhadap air dan debu.
Lampu LED 360 Derajat Ikuti Irama Musik
Daya tarik utama JBL Pulse 6 tetap berada pada sistem pencahayaan LED 360 derajat yang dapat mengikuti irama musik.
Melalui aplikasi JBL One, pengguna dapat memilih hingga 16 efek pencahayaan sekaligus menyesuaikan equalizer sesuai selera. Dengan begitu, karakter suara maupun tampilan visual speaker dapat disesuaikan dengan suasana yang diinginkan.
Menariknya, JBL juga menghadirkan fitur ambient light. Fitur tersebut memungkinkan speaker digunakan sebagai lampu suasana ketika musik sedang tidak diputar.
Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup mengetuk speaker sebanyak dua kali. Fitur ini semakin memperkuat kesan Pulse 6 sebagai speaker yang juga dapat berfungsi sebagai elemen dekorasi.
Bawa Output 40W dan AI Sound Boost
Untuk sektor audio, JBL Pulse 6 dibekali kombinasi woofer 30W RMS dan tweeter 10W RMS. Total daya keluarannya mencapai 40W RMS.
Speaker ini juga mengandalkan teknologi AI Sound Boost yang dapat menyesuaikan keluaran audio secara real-time. Teknologi tersebut dirancang untuk menjaga suara tetap jernih ketika pengguna meningkatkan volume.
JBL mengklaim Pulse 6 memiliki respons frekuensi pada rentang 42Hz hingga 20kHz, sehingga speaker ini dapat menghasilkan karakter suara yang mencakup frekuensi rendah hingga tinggi.
Bluetooth 6.0 dan Dukungan Auracast
Untuk konektivitas nirkabel, JBL Pulse 6 sudah menggunakan Bluetooth 6.0 dan mendukung codec SBC, AAC, serta LC3.
Speaker ini juga kompatibel dengan Auracast, memungkinkan Pulse 6 terhubung dengan perangkat JBL lain yang mendukung teknologi tersebut.
Selain koneksi Bluetooth, JBL turut menyematkan DAC internal. Fitur ini memungkinkan pengguna memutar audio lossless melalui koneksi USB-C ketika Pulse 6 dihubungkan ke komputer berbasis Windows maupun Mac.
Kehadiran koneksi kabel tersebut membuat Pulse 6 tidak hanya mengandalkan konektivitas Bluetooth untuk menikmati musik berkualitas tinggi.
Baterai 12 Jam dan Sertifikasi IP68
JBL Pulse 6 dibekali baterai berkapasitas 34Wh. JBL mengklaim speaker ini mampu digunakan hingga 12 jam dalam sekali pengisian daya.
Pengisian baterai dilakukan melalui port USB-C dengan daya 15W. Untuk mengisi baterai hingga penuh, prosesnya membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam.
Dari sisi ketahanan, Pulse 6 telah mendapatkan sertifikasi IP68. Artinya, speaker ini memiliki perlindungan terhadap debu sekaligus mampu bertahan ketika terendam air dalam kondisi yang sesuai dengan standar sertifikasi tersebut.
Kemampuan ini membuat JBL Pulse 6 lebih fleksibel digunakan di berbagai situasi, termasuk aktivitas luar ruangan.
Harga JBL Pulse 6
Untuk saat ini, JBL Pulse 6 baru dipasarkan di China dengan harga 2.499 yuan.
Jika dikonversikan ke rupiah, harga tersebut berada di kisaran Rp5,7 jutaan, meski harga resmi di Indonesia nantinya bisa berbeda setelah memperhitungkan pajak, distribusi, dan strategi pemasaran.
Dengan desain transparan yang semakin unik, lampu LED 360 derajat, output 40W, Bluetooth 6.0, Auracast, baterai hingga 12 jam, serta sertifikasi IP68, JBL Pulse 6 menawarkan kombinasi antara speaker portabel dan perangkat pencahayaan dalam satu produk.
Menarik untuk ditunggu apakah JBL nantinya akan membawa Pulse 6 ke pasar Indonesia dan berapa harga resminya.














