Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menerima kunjungan kerja anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Bustami Zainudin, di Rumah BUMN Bandar Lampung.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan undang-undang terkait peran Kementerian BUMN dalam pembinaan sosial serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Perkuat Kolaborasi Pembinaan UMKM
Senior Manajer Komunikasi, Keuangan, dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widiya Nugraha, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran DPD RI menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan UMKM.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai upaya memastikan program Rumah BUMN benar-benar memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM,” ujarnya.
Menurut Rio, PLN tidak dapat berkembang secara mandiri tanpa didukung oleh kemajuan sektor UMKM. Oleh karena itu, pembinaan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemasaran, tetapi juga mencakup penguatan manajemen usaha, akses permodalan, serta kesiapan legalitas.
Peran Rumah BUMN dalam Pengembangan Usaha
Rumah BUMN Bandar Lampung menjadi salah satu pusat pembinaan UMKM yang berperan strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha.
Rio menjelaskan, pengelolaan Rumah BUMN secara anggaran dan operasional berada di bawah koordinasi PLN pusat, sementara UID Lampung berperan sebagai penggerak kolaborasi di daerah. Dalam pelaksanaannya, PLN juga menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung (UBL).
Program pembinaan difokuskan pada:
- Peningkatan kapasitas manajerial
- Pemahaman akses permodalan
- Penguatan strategi pemasaran
- Pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB)
Selain itu, pelaku UMKM juga didorong untuk menjaga kualitas produk dan kontinuitas produksi agar mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun ekspor.
“Untuk memperluas pasar, kunci utamanya adalah konsistensi kualitas dan kesinambungan produksi. Hal ini terus kami dampingi melalui Rumah BUMN,” tambah Rio.
DPD RI Serap Aspirasi Pelaku UMKM
Sementara itu, Bustami Zainudin menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Aspirasi tersebut nantinya akan dibawa dalam rapat dengar pendapat bersama kementerian terkait di Jakarta, termasuk Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Menurutnya, Rumah BUMN telah menjalankan fungsi strategis sebagai pusat pembinaan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi pembiayaan, hingga perluasan akses pasar.
“Kami ingin memastikan program pembinaan UMKM yang dijalankan BUMN benar-benar berdampak bagi masyarakat. Aspirasi yang kami terima akan kami perjuangkan dalam pembahasan bersama kementerian terkait,” ujar Bustami.
Dorong Sinergi dan Inovasi
Bustami juga mendorong agar Dinas Koperasi dan UMKM di daerah semakin aktif dan adaptif dengan menjadikan model pembinaan Rumah BUMN sebagai referensi.
Selain itu, sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha dinilai penting untuk meningkatkan inovasi serta daya saing produk lokal.
Ia juga menyoroti peluang ekonomi melalui program pemerintah seperti dapur umum atau program makan bergizi gratis. Dalam skema tersebut, UMKM memiliki peluang besar untuk menjadi penyedia bahan baku.
“Jika permintaan disiapkan negara dan pasokan dipenuhi UMKM lokal, maka akan tercipta perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Testimoni Pelaku UMKM
Salah satu pelaku UMKM binaan Rumah BUMN, Erma Syahfitri, pemilik brand Keripik Si Bintang Buah, turut mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh PLN.
Ia mengaku program pembinaan membantu meningkatkan kualitas produk serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
Harapan ke Depan
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, dan pelaku usaha.
Dengan kolaborasi yang solid, UMKM di Lampung diharapkan mampu tumbuh secara berkelanjutan, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.














