Media90 – Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundez, menyoroti kinerja wasit yang memimpin jalannya pertandingan saat timnya berhasil menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga Sabtu (7/2/2026).
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Borneo FC sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pada laga tersebut, Pesut Etam sempat tertinggal lebih dulu di akhir babak pertama. Gol pembuka Bhayangkara Presisi Lampung FC dicetak oleh Privat Mbarga pada menit ke-45+4, yang membuat Borneo FC harus masuk ruang ganti dengan posisi tertinggal.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif dan menunjukkan perubahan signifikan. Hasilnya, Komang Teguh berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-50. Tekanan berlanjut hingga akhirnya Ikhsan Nul Zikrak mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-77.
Fabio Lefundez mengakui penampilan timnya di babak pertama tidak berjalan sesuai harapan. Menurutnya, permainan anak asuhnya kurang maksimal hingga harus kebobolan di menit-menit akhir paruh pertama.
“Babak pertama kami bermain tidak bagus dan itu membuat kami kebobolan di menit akhir. Namun di babak kedua kami melakukan beberapa pergantian yang sangat bagus dan agresif, sehingga tercipta gol-gol yang membawa kemenangan untuk kami,” ujar Fabio Lefundez saat jumpa pers usai pertandingan.
Terkait banyaknya protes pemain Borneo FC kepada wasit, Fabio menilai hal tersebut terjadi karena sejumlah keputusan yang dianggap keliru. Ia menilai ada beberapa momen yang seharusnya bisa diambil dengan keputusan lebih tegas, terutama terkait aksi-aksi agresif di lapangan.
“Mungkin wasit tidak cukup tegas, namun ini menjadi pelajaran buat kami. Yang terpenting, kami tetap mengapresiasi kerja keras pemain meskipun sempat kebobolan lebih dulu,” katanya.
Fabio juga berkali-kali memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang terus berjuang hingga akhir pertandingan. Ia mengaku salut dengan performa timnya, terlebih setelah menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 13 jam menuju Bandar Lampung.
“Saya sangat salut kepada pemain. Perjalanan jauh tidak mudah, tapi mereka tetap menunjukkan performa luar biasa di lapangan,” ujarnya.
Dengan hasil kemenangan tersebut, Borneo FC kini masih bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Super League dengan raihan 46 poin. Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC harus tertahan di posisi ke-9 klasemen dengan koleksi 26 poin.














