Media90 – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bandar Lampung sukses menggelar cabang olahraga panjat tebing dalam ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025, pada 27–28 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Venue Panjat Tebing PKOR Way Halim ini berhasil menjaring 38 atlet muda baru yang siap dibina untuk berbagai ajang kompetisi mendatang.
Ketua FPTI Kota Bandar Lampung, Aep Saripudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang PORKOT menjadi bagian dari pencarian bakat sekaligus persiapan atlet yang akan mewakili Kota Bandar Lampung pada event nasional maupun internasional. Beberapa agenda yang menanti para atlet antara lain PORPROV November 2026, Piala Gubernur Lampung Juli 2026, PRAPON 2027, hingga PON 2028. Aep menegaskan, Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah PON 2032, sehingga pembinaan atlet sejak dini sangat penting.
“Ayo para atlet dan pelatih, terus tingkatkan kemampuan serta intensitas latihan agar dapat berprestasi. Bandar Lampung harus melahirkan atlet panjat tebing yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Aep.
Meski begitu, Aep mengungkapkan FPTI Kota Bandar Lampung masih belum memiliki fasilitas papan panjat tebing sendiri. Ia berharap Ketua KONI Kota Bandar Lampung sekaligus Wali Kota, Eva Dwiana, dapat memfasilitasi sarana dan prasarana yang memadai. Dukungan fasilitas yang layak dinilai menjadi kunci untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi. Aep menambahkan ucapan terima kasih kepada KONI Kota Bandar Lampung, FPTI Provinsi Lampung, dan semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan.
Sementara itu, Ketua FPTI Provinsi Lampung, Andi Antoni, menegaskan bahwa olahraga panjat tebing aman selama dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Semua peralatan yang digunakan memenuhi standar internasional UIAA, organisasi yang mengatur keamanan peralatan panjat tebing baik buatan maupun alam.
Andi juga mengapresiasi kerja nyata FPTI Kota Bandar Lampung yang baru berjalan sekitar tiga bulan, namun sudah mampu menggelar event kompetitif bagi atlet. Ia berharap ini menjadi titik awal kebangkitan olahraga panjat tebing di kota ini.
“Pembinaan prestasi harus menyeluruh dengan menghimpun seluruh potensi atlet. Keberhasilan kepengurusan cabang olahraga akan terlihat dari prestasi dan medali yang diraih atlet. Atlet Bandar Lampung harus mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” jelas Andi.
Dalam ajang ini, FPTI Bandar Lampung menggelar delapan nomor perlombaan, yaitu Lead Umum Putra, Lead Umum Putri, Lead U20 Putra, Lead U20 Putri, Lead Spider Kid Putra, Lead Spider Kid Putri, Boulder Spider Kid Putra, dan Boulder Spider Kid Putri.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibnu Ramadhan (Ketua Bina Prestasi FPTI Provinsi Lampung), Maulvie Tamizudin Yunus (Ketua Bidang Organisasi KONI Kota Bandar Lampung), Toni Afrido (Ketua FPTI Kota Bandar Lampung periode sebelumnya), serta para atlet senior panjat tebing.
Keberhasilan PORKOT 2025 ini diharapkan menjadi tonggak awal pengembangan atlet panjat tebing Bandar Lampung, sekaligus membuka peluang bagi atlet muda untuk menembus prestasi nasional dan internasional di masa mendatang.














