Media90 – Indosat Ooredoo Hutchison memastikan masyarakat di wilayah Aceh tetap terhubung dengan lancar dan aman sepanjang Ramadan hingga Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Selain memperkuat jaringan, Indosat juga menghadirkan dampak sosial melalui program “Surau Berdaya” sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kesiapan tersebut, Indosat menggelar kegiatan “Ekspedisi Jaringan Andal Lebih Baik Indosat” dari Medan menuju Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan secara langsung performa jaringan di sepanjang jalur tol maupun non-tol, serta memantau kondisi jaringan di berbagai titik keramaian, termasuk meunasah atau surau yang menjadi pusat aktivitas masyarakat setelah bencana banjir yang terjadi pada Desember tahun lalu.
Ekspedisi ini juga menjadi bukti transparansi dan komitmen Indosat dalam menjaga pengalaman digital pelanggan tetap stabil pada momen penting seperti Ramadan. Periode Ramadan dikenal sebagai salah satu waktu dengan lonjakan trafik data tertinggi, terutama menjelang waktu berbuka puasa hingga malam hari.
Lonjakan Trafik Digital Selama Ramadan
Selama Ramadan, aktivitas digital masyarakat meningkat signifikan. Mulai dari video call dengan keluarga, streaming, penggunaan media sosial, transaksi digital, hingga akses layanan keagamaan secara online.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat melakukan penguatan kapasitas jaringan serta optimalisasi layanan dengan memanfaatkan analisis trafik berbasis kecerdasan buatan secara real-time.
EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengatakan bahwa konektivitas digital menjadi kebutuhan penting masyarakat selama Ramadan.
“Melalui analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau pergerakan beban jaringan secara lebih akurat dan real-time, sehingga penguatan kapasitas dapat dilakukan tepat di titik yang dibutuhkan. Di Aceh, kami telah berhasil memulihkan lebih dari 800 BTS yang terdampak bencana dan saat ini 100 persen BTS Indosat sudah kembali beroperasi,” ujar Agus Sulistio, Selasa (10/3/2026).
Program Surau Berdaya untuk Masyarakat
Tidak hanya menghadirkan konektivitas yang andal, Indosat juga menjalankan program Surau Kita Berdaya yang dilaksanakan di 13 surau di berbagai wilayah Aceh, seperti Aceh Tamiang, Aceh Tengah, hingga Pidie Jaya, termasuk daerah yang terdampak bencana.
Salah satu fasilitas yang mendapat dukungan adalah Mushola Al-Ikhlas di Aceh Tamiang, yang direnovasi oleh Indosat. Mushola tersebut mampu menampung hingga 500 jamaah dan juga berfungsi sebagai tempat penampungan masyarakat saat terjadi bencana.
Program ini merupakan bagian dari pilar kepedulian sosial dalam kampanye “Lebih Baik Indosat”, yang menghadirkan dukungan fasilitas sekaligus mendorong aktivitas produktif masyarakat di sekitar rumah ibadah.
Dengan hadirnya jaringan yang kuat, aktivitas komunitas dapat berjalan lebih lancar, komunikasi masyarakat semakin mudah, serta kebersamaan selama Ramadan dapat terjaga dengan baik.
Komitmen Indosat untuk Konektivitas yang Bermakna
Melalui program Surau Berdaya, Indosat ingin memastikan bahwa konektivitas digital tidak hanya memberikan pengalaman internet yang cepat dan stabil, tetapi juga membawa dampak sosial nyata bagi masyarakat.
Dengan dukungan jaringan berbasis AI dan berbagai inisiatif sosial yang berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan, andal, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia.
Bagi Indosat, Ramadan adalah momen untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Karena itu, Ramadan seharusnya dapat dijalani dengan tenang, nyaman, dan tanpa drama koneksi.














