Media90 – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, dibuat terkejut saat melakukan monitoring ke sejumlah puskesmas di wilayah setempat, Selasa (7/4/2026). Ia menemukan kondisi bangunan fasilitas kesehatan yang dinilai jauh dari kata layak.
Temuan paling mencolok terjadi di Puskesmas Pinang Jaya, di mana Asroni mendapati gedung dengan tembok mengelupas dan sejumlah bagian mengalami kerusakan.
“Saya kaget masih ada gedung fasilitas kesehatan di Kota Bandar Lampung yang penampakannya seperti ini. Walaupun berada di wilayah perbatasan, seharusnya mendapat perhatian lebih,” ujarnya.
Asroni menegaskan kondisi tersebut menjadi perhatian serius pihaknya dan meminta Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung segera melakukan evaluasi serta perbaikan, khususnya terkait infrastruktur gedung puskesmas. Menurutnya, masyarakat di wilayah perbatasan juga berhak mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan nyaman, sama seperti warga di pusat kota.
“Puskesmas Pinang Jaya ini memang berada di daerah perbatasan. Namun pemerintah kota harus tetap memberikan kenyamanan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah ini,” tegas Asroni.
Selain infrastruktur, Asroni juga menyoroti persoalan klasik yang belum terselesaikan, yakni kekurangan tenaga kesehatan (nakes). Ia menyebut sejumlah puskesmas masih minim dokter, tenaga gizi, hingga petugas kesehatan lingkungan.
“Kondisi ini tentu berdampak langsung pada kualitas pelayanan. Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan layanan optimal karena keterbatasan tenaga medis,” kata Asroni.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung juga mengingatkan Pemerintah Kota agar lebih bijak dalam mengelola anggaran, terutama untuk sektor prioritas seperti kesehatan dan pendidikan. Ia menekankan, pemberian hibah harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan mendesak masyarakat.
“Hibah yang diberikan harus melihat kemampuan keuangan daerah. Tentukan mana yang benar-benar prioritas dan menjadi kewajiban pemerintah kota,” tegasnya.
Dalam agenda monitoring tersebut, Asroni juga mengunjungi sejumlah fasilitas kesehatan lain, seperti Puskesmas Beringin Raya, Puskesmas Induk Kemiling, Puskesmas Segala Mider, serta Puskesmas Pembantu Sumber Agung dan Maruja.
Monitoring ini diharapkan menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera berbenah, mengingat puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat.














