Media90 – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung terus mematangkan persiapan sejumlah agenda besar olahraga, baik yang akan digelar di tingkat regional maupun nasional. Fokus utama saat ini diarahkan pada persiapan pelatihan nasional (Pelatnas) bagi atlet yang telah lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON), serta persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif terkait penyusunan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis Porprov Lampung. Untuk itu, KONI Lampung akan segera mengaktifkan tim kecil guna memastikan seluruh panduan teknis dapat disusun dengan matang.
“Kami sedang melakukan koordinasi intensif terkait persiapan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis Porprov. Dalam waktu dekat, tim kecil akan kami aktifkan untuk menyusun panduan tersebut agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar,” ujar Taufik Hidayat, Sabtu (24/1/2026).
Terkait teknis penyelenggaraan Porprov, KONI Lampung akan bersinergi dengan KONI Kota Bandar Lampung yang telah ditunjuk sebagai tuan rumah utama. Fokus koordinasi meliputi penentuan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Mayoritas cabang olahraga yang dipilih merujuk pada cabang yang dipertandingkan di PON, meski tidak menutup kemungkinan adanya cabang olahraga ekshibisi.
Selain persiapan Porprov, KONI Lampung juga menunjukkan langkah serius dalam pencalonan diri atau bidding sebagai tuan rumah PON ke-23 tahun 2032 bersama Provinsi Banten. Saat ini, tim KONI Lampung tengah melengkapi berbagai persyaratan administrasi, termasuk surat dukungan resmi dari Gubernur Lampung dan DPRD Provinsi Lampung.
“Kami juga terus menggalang dukungan dari KONI provinsi lain di seluruh Indonesia, karena merekalah yang memiliki hak suara dalam penentuan tuan rumah PON. Sejauh ini, kami sudah mendapatkan dukungan resmi dari lima provinsi di Sumatera, termasuk Aceh, Jambi, dan Bangka Belitung,” jelas Taufik.
Untuk memperkuat basis dukungan, tim KONI Lampung dijadwalkan melanjutkan safari ke Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Sementara itu, KONI Banten berbagi peran dengan melakukan pendekatan ke wilayah Jawa dan Papua.
Taufik juga menyebutkan bahwa KONI Lampung terus mengupayakan optimalisasi fasilitas pendukung olahraga melalui kerja sama dengan berbagai pihak luar. Salah satunya dengan memanfaatkan kawasan Taman Kehati di Kotabaru untuk mendukung cabang olahraga terbuka.
Langkah-langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen KONI Lampung dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah sekaligus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia pada 2032 mendatang.














