Media90 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus berupaya menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, langkah yang kini diperkuat melalui kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah.
Momentum penting tercipta saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Jakarta, Senin (6/4/2026). Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian PKP RI, Wisma Thamrin, Jakarta Pusat, dan menjadi ajang memperkuat sinergi lintas sektor guna memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan berkualitas.
Selain Bupati Egi, forum tersebut juga dihadiri Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Sumatera Barat, para kepala daerah se-Lampung, Bupati Lahat, serta Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah program strategis sektor perumahan menjadi fokus pembahasan, antara lain:
- Penguatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
- Optimalisasi rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
- Percepatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk penanganan kawasan kumuh.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi pusat-daerah, agar program perumahan lebih tepat sasaran dan menjangkau masyarakat luas.
“Kami membahas penguatan sinergi program KUR Perumahan, rumah subsidi FLPP, serta BSPS untuk penanganan kawasan kumuh,” ujar Radityo Egi Pratama.
Ia menambahkan, kolaborasi ini bukan sekadar koordinasi program, melainkan upaya nyata memastikan masyarakat, khususnya di Lampung Selatan, memiliki akses terhadap hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari percepatan program perumahan nasional dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga manfaat program tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi merata hingga ke seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil.














