Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung secara resmi memulai program perbaikan jalan tahun anggaran 2026 sebagai langkah nyata meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat.
Program ini ditandai dengan groundbreaking oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di ruas Jalan Kalirejo–Bangun Rejo, Lampung Tengah, pada Jumat (3/4/2026).
Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan, pekerjaan perbaikan jalan sebenarnya telah mulai berjalan sejak 1 April 2026 melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi.
“Sejak 1 April 2026, perbaikan jalan sudah mulai dilakukan sebagai bagian dari kontrak yang telah direncanakan sebelumnya, khususnya untuk wilayah Lampung Tengah. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada September 2026,” ujarnya.
Selain percepatan pembangunan, Pemprov Lampung juga menempatkan kualitas sebagai prioritas utama. Setiap tahapan pekerjaan akan dilaksanakan sesuai standar teknis yang ketat serta didokumentasikan secara transparan.
“Kami ingin memastikan setiap proses berjalan sesuai spesifikasi. Dengan sistem dokumentasi yang baik, kualitas pekerjaan bisa terjaga dan mudah ditelusuri jika diperlukan evaluasi,” tambahnya.
Untuk menjaga mutu pembangunan, pengawasan dilakukan secara komprehensif, termasuk melalui pengujian material di laboratorium serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Pemprov Lampung juga melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga ahli, guna memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.
Kualitas material dan pekerjaan menjadi perhatian utama, sehingga pengujian dilakukan secara berkala agar hasil pembangunan benar-benar optimal dan tahan lama.
Program perbaikan jalan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun infrastruktur yang lebih baik. Pemprov Lampung juga mendorong solusi terpadu, seperti penguatan sistem drainase serta pengelolaan distribusi angkutan agar lebih efisien.
Salah satu langkah yang didorong adalah peningkatan nilai tambah komoditas di tingkat desa, seperti proses pengeringan hasil pertanian sebelum distribusi. Upaya ini dinilai mampu mengurangi beban angkutan sekaligus meningkatkan efisiensi logistik.
Gubernur Lampung berharap, program ini dapat menjawab harapan masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang lebih baik, nyaman, dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk terus menghadirkan pembangunan berkualitas yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.














