Media90 – Peristiwa tragis yang menimpa dua mahasiswi di kawasan Taman Wisata Wira Garden, Bandar Lampung, menyisakan duka mendalam bagi berbagai pihak. Manajemen Wira Garden melalui pengelola, Dedi Haryanto, menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang tidak diharapkan tersebut.
Dedi menyebut insiden ini sebagai musibah yang datang di luar prediksi. Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Alhamdulillah, kedua korban telah ditemukan. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Sejak awal kejadian, pihak pengelola bergerak cepat melakukan upaya pertolongan dan menjalin koordinasi dengan pihak berwenang. Proses pencarian korban melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri, dengan dukungan penuh dari manajemen Wira Garden.
Selain itu, pengelola juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk memperlancar proses pencarian. Mulai dari kebutuhan logistik hingga dukungan operasional di lapangan disiapkan guna membantu tim gabungan dalam menjalankan tugasnya.
Tidak hanya itu, pihak manajemen bersama masyarakat dan relawan turut terlibat langsung dalam proses pencarian. Mereka juga memfasilitasi penginapan serta kebutuhan keluarga korban yang datang dari luar daerah, sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban dan keluarganya.
Dedi menegaskan bahwa selama ini pihaknya berkomitmen mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengunjung melalui sistem pengamanan, baik secara pasif maupun aktif. Sejak berdiri pada awal 2000-an, Wira Garden disebut selalu mengedepankan standar keselamatan dalam pengelolaannya.
“Keberadaan Wira Garden juga telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut, pihak pengelola kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan prosedur keselamatan. Langkah-langkah perbaikan akan dilakukan secara ketat guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
“Keselamatan pengunjung akan selalu menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.














