Media90 – Masjid Nabawi di Kota Madinah merupakan salah satu tempat paling mulia bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap jemaah yang berkesempatan menginjakkan kaki di masjid yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW ini dianjurkan untuk membaca doa ketika memasukinya, sebagai bentuk adab, penghormatan, dan pengharapan akan rahmat Allah SWT.
Salah satu doa yang sering dibaca saat memasuki Masjid Nabawi diawali dengan lafaz Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi. Lantas, apa arti bacaan tersebut dan bagaimana maknanya dalam tradisi Islam?
Arti Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillahi
Secara bahasa, Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi berarti “Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah.” Bacaan ini mengandung makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, sekaligus penegasan bahwa setiap langkah yang dilakukan berlandaskan ajaran dan sunnah Rasulullah SAW.
Ucapan tersebut mencerminkan niat seorang muslim untuk mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW dalam beribadah, termasuk ketika memasuki masjid sebagai tempat yang dimuliakan.
Bacaan Doa Memasuki Masjid Nabawi
Berikut doa lengkap yang dianjurkan dibaca saat memasuki Masjid Nabawi di Madinah:
بِسْمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ، رَبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لىِ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا
أَللَّـهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى وَافْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَأَدْخِلْنِى فِيهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin:
Bismillāh wa ‘alā millati rasūlillāh. Rabbi adkhilnī mudkhala shidqin wa akhrijnī mukhraja shidqin waj‘al lī min ladunka sulṭānan naṣīrā. Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā āli sayyidinā Muḥammad, waghfir lī dhunūbī waftaḥ lī abwāba raḥmatika wa adkhilnī fīhā yā arḥamar rāḥimīn.
Artinya:
“Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah. Ya Allah, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar dan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar, serta berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya. Ampunilah dosaku, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu, dan masukkanlah aku ke dalamnya, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.”
Sejarah Singkat Masjid Nabawi
Masjid Nabawi dibangun oleh Rasulullah SAW pada tahun pertama hijrah, tepatnya pada 622 Masehi. Masjid ini menjadi pusat aktivitas keagamaan, sosial, dan pemerintahan umat Islam pada masa awal Islam. Di dalamnya terdapat Raudhah, yang dikenal sebagai salah satu tempat mustajab untuk berdoa, serta makam Rasulullah SAW.
Hingga kini, Masjid Nabawi terus menjadi tujuan utama jemaah haji dan umrah dari seluruh penjuru dunia. Membaca doa saat memasukinya menjadi bagian dari adab yang diajarkan Rasulullah SAW agar setiap ibadah dilakukan dengan niat yang lurus dan penuh kekhusyukan.
Dengan memahami arti dan makna doa memasuki Masjid Nabawi, diharapkan jemaah dapat semakin menghayati setiap langkah ibadah selama berada di Tanah Suci.














