IQRA

Keutamaan Sholat Taubat Nasuha dan Bacaan Doanya Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

40
×

Keutamaan Sholat Taubat Nasuha dan Bacaan Doanya Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Sebarkan artikel ini
Doa Setelah Sholat Taubat Lengkap Tulisan Arab dan Terjemahannya
Doa Setelah Sholat Taubat Lengkap Tulisan Arab dan Terjemahannya

Media90 – Sebagai manusia, setiap individu tentu tidak luput dari kesalahan dan dosa, baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak. Dalam ajaran Islam, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh ingin kembali ke jalan yang benar. Salah satu bentuk ikhtiar yang dianjurkan untuk menghapus dan mengurangi dosa adalah dengan melaksanakan sholat taubat nasuha.

Sholat taubat nasuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan sebagai wujud penyesalan atas dosa yang telah diperbuat, disertai tekad kuat untuk tidak mengulanginya kembali. Ibadah ini sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin setiap hari. Namun, bagi umat Muslim yang belum mampu melaksanakannya secara konsisten, sholat taubat tetap dianjurkan minimal sekali seumur hidup.

Melalui sholat taubat nasuha, seorang hamba berharap dapat bertaubat dengan sungguh-sungguh, membersihkan diri dari dosa, serta kembali menapaki jalan kehidupan yang diridhai Allah SWT. Anjuran untuk senantiasa bertaubat ini sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 31:

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Wa tuubuu ilallahi jami’an ayyuhal mu’minuuna la’allakum tuflihuun

Artinya:
“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung,” (QS. An-Nur: 31).

Selain melaksanakan sholat taubat, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir sebagai bentuk pengakuan dosa serta permohonan ampunan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW menganjurkan sejumlah bacaan doa taubat yang dapat diamalkan setelah menunaikan sholat taubat nasuha.

Bacaan Doa Setelah Sholat Taubat

Arab:
اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin:
Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘uudzu bika min syarri maa shana‘tu, abuu’u laka bini‘matika ‘alayya wa abuu’u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya:
“Wahai Tuhanku, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam janji dan ketentuan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

Setelah membaca doa tersebut, umat Muslim dapat melanjutkan dengan doa taubat berikut yang juga dianjurkan untuk memperkuat keteguhan hati dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Doa Lanjutan Setelah Sholat Taubat

Arab:
اَللّٰهُمَّ اِنِّى أَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَجِدَّ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَكَ…

Latin:
Allâhumma innî as’aluka taufîqa ahlil hudâ, wa a‘mâla ahlit taubah, wa ‘azma ahlish shabri, wa jidda ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta‘abbuda ahlil wara‘i, wa ‘irfâna ahlil ‘ilmi hattâ akhâfak…

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu pertolongan orang-orang yang mendapat petunjuk, amalan orang-orang yang bertaubat, keteguhan orang-orang yang sabar, kesungguhan orang-orang yang takut kepada-Mu, pencarian orang-orang yang berharap, ibadah orang-orang yang menjaga diri dari dosa, serta pemahaman orang-orang berilmu hingga aku benar-benar takut kepada-Mu…”

Dengan melaksanakan sholat taubat nasuha serta mengamalkan doa-doa tersebut secara ikhlas dan istiqamah, diharapkan setiap Muslim dapat meraih ampunan Allah SWT, memperbaiki diri, dan menjalani kehidupan yang lebih tenang serta penuh keberkahan.

Baca Juga:  Peringatan MUI: Kurma 'Israel Nyamar' Diwaspadai untuk Menghindari Boikot, Palestina dan Arab Dalam Fokus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *