NASIONAL

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, 10 Guguran Lava Terpantau hingga 2 Kilometer

Luluk RJMP
16
×

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, 10 Guguran Lava Terpantau hingga 2 Kilometer

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat 10 Guguran Lava Terjadi Warga Diminta Waspada

Media90 – Aktivitas Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan laporan terbaru, guguran lava masih terus terjadi dengan intensitas yang perlu diwaspadai oleh masyarakat di sekitar lereng gunung.

Lava Gugur Hingga 2 Kilometer

Dalam periode pengamatan terbaru, tercatat sebanyak 10 kali guguran lava yang mengarah ke Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter dari puncak.

Ads
close ads

Selain itu, asap dari kawah utama juga terpantau dengan ciri-ciri:

  • Berwarna putih
  • Berintensitas tebal
  • Tinggi kolom mencapai sekitar 475 meter dari puncak

Kondisi ini mengindikasikan aktivitas internal Merapi masih cukup tinggi.

Aktivitas Gempa Vulkanik Meningkat

Dari sisi kegempaan, aktivitas seismik juga menunjukkan dinamika yang signifikan. Tercatat:

  • 49 kali gempa guguran dengan amplitudo 1–12 mm dan durasi 61,13–188,45 detik
  • 32 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2–33 mm dan durasi 10,67–33,34 detik

Data tersebut memperkuat indikasi bahwa suplai magma masih aktif di dalam tubuh gunung.

Zona Bahaya yang Harus Dihindari

Potensi bahaya saat ini didominasi oleh guguran lava dan awan panas guguran (APG) yang berpotensi mengarah ke sejumlah aliran sungai:

Sektor Selatan–Barat Daya:

  • Sungai Boyong (maksimal 5 km)
  • Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (maksimal 7 km)

Sektor Tenggara:

  • Sungai Woro (maksimal 3 km)
  • Sungai Gendol (maksimal 5 km)

Selain itu, jika terjadi letusan eksplosif, material vulkanik dapat terlontar hingga radius 3 kilometer dari puncak.

Imbauan Penting untuk Warga

Masyarakat di sekitar Gunung Merapi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan langkah-langkah berikut:

  • Tidak beraktivitas di zona rawan bencana
  • Waspada terhadap potensi awan panas guguran dan lahar, terutama saat hujan
  • Mengantisipasi dampak abu vulkanik
  • Selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang

Aktivitas Gunung Merapi masih berpotensi berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan.

Tinggalkan Balasan