Media90 – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau pembangunan Gedung Serbaguna Universitas Andalas (Unand) di Kampus Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang. Proyek senilai Rp 9 miliar ini ditargetkan rampung pada 21 Juni 2026.
Andre hadir bersama Rektor Unand Efa Yonnedi dan jajaran kampus. Saat peninjauan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 36 persen.
Pembangunan gedung ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Rektor Unand pada 2024 agar difasilitasi dukungan pendanaan dari BUMN melalui program CSR. Usaha ini membuahkan hasil dengan turunnya bantuan dari Pertamina sebesar hampir Rp 9 miliar.
“Waktu itu Pak Rektor tahun 2024 meminta tolong kepada kami untuk memfasilitasi mencarikan anggaran dana CSR BUMN untuk membangun Gedung Serbaguna. Alhamdulillah kita bisa mendapatkan anggaran dari Pertamina dan sudah mulai dibangun oleh Unand,” ujar Andre kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).
Andre memastikan gedung tersebut akan siap digunakan sebagai pusat kegiatan mahasiswa. “Insya Allah nanti tanggal 21 Juni 2026 sudah selesai. Kita, kak Kepala BP BUMN Dony Oscaria meresmikan,” tambah Andre, yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Andre berharap peresmian gedung serbaguna ini dapat menghadirkan pimpinan Badan Pengelola Investasi BUMN (BP BUMN) bersama manajemen Pertamina sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan BUMN dalam mendukung penguatan fasilitas pendidikan tinggi di Sumatera Barat.
“Minimal kita atur, Kepala BP BUMN yang meresmikan, didampingi oleh manajemen Pertamina,” ujarnya.
Peninjauan pembangunan gedung serbaguna ini menjadi bagian dari komitmen Andre Rosiade dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah pusat, dan BUMN untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.
Rektor Unand, Efa Yonnedi, optimistis gedung dapat diselesaikan sesuai target. “Ya, insya Allah kita bisa selesaikan 21 Juni 2026, setelah itu diresmikan,” ujarnya.
Efa juga mengucapkan terima kasih kepada Andre Rosiade yang membuka jalan bagi pembangunan gedung ini. Menurutnya, gedung yang ada saat ini sudah padat jadwal sepanjang tahun, sehingga gedung baru akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa.
“Kalau ini akan kita manfaatkan untuk mahasiswa. Semua kegiatan, event, dan lainnya,” kata Efa Yonnedi.
Lebih lanjut, Rektor menilai gedung serbaguna ini akan menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan aktivitas akademik maupun nonakademik. “Ini ruang untuk mahasiswa berkreativitas, kayak co-working space juga bisa kalau untuk perform, event,” pungkasnya.














