Media90 – Pemerintah menegaskan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dikurangi. Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah ini tetap mendapatkan dukungan penuh dari anggaran negara.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyatakan bahwa fokus pemerintah saat ini bukanlah memangkas dana program, melainkan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran.
Menurutnya, langkah yang dilakukan pemerintah adalah melakukan penyaringan terhadap berbagai pengeluaran yang dinilai tidak mendukung tujuan utama program.
Belanja Tidak Relevan Akan Dihapus
Dalam keterangannya, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa sejumlah pengeluaran yang tidak berkaitan langsung dengan penyediaan makanan bergizi akan dicoret dari perencanaan anggaran.
Beberapa jenis belanja yang menjadi perhatian antara lain:
- Pengadaan kendaraan tambahan
- Pembelian perangkat seperti komputer secara berulang
- Pengeluaran lain yang tidak berkaitan langsung dengan distribusi makanan
Langkah ini diambil agar dana program benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, bukan untuk pengeluaran administratif yang tidak mendesak.
Pemerintah ingin memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Fokus pada Peningkatan Gizi Masyarakat
Dengan evaluasi tersebut, pemerintah berharap dana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung tujuan utama program, yaitu meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi.
Efisiensi anggaran ini juga diharapkan membuat pelaksanaan program berjalan lebih baik tanpa mengurangi manfaat bagi masyarakat luas.
Tinjau Aktivitas Perdagangan di Pasar Tanah Abang
Selain membahas program Makan Bergizi Gratis, Purbaya Yudhi Sadewa juga melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tanah Abang Blok A.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat kondisi aktivitas perdagangan di pasar tradisional secara langsung.
Langkah ini dilakukan setelah muncul sejumlah analisis dari kalangan ekonom yang menyebutkan bahwa daya beli masyarakat mulai menurun dan pasar tradisional menjadi lebih sepi.
Namun berdasarkan pengamatannya di lapangan, aktivitas perdagangan dinilai masih berlangsung normal dan pembeli tetap ada.
Pemerintah Nilai Ekonomi Masih Stabil
Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, temuan di lapangan tersebut sejalan dengan data pemerintah yang menunjukkan bahwa kondisi ekonomi nasional masih cukup baik.
Karena itu, ia menilai Indonesia saat ini belum menghadapi ancaman resesi ataupun krisis ekonomi seperti yang dikhawatirkan sebagian pihak.
Dengan memastikan anggaran program Makan Bergizi Gratis tetap utuh sekaligus menertibkan pengeluaran yang tidak relevan, pemerintah berharap program tersebut dapat berjalan lebih optimal.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.














