Media90 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon dan Forum CSR didorong untuk aktif menyalurkan program Beasiswa Cilegon Juare, agar kuota beasiswa semakin luas tanpa terlalu membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon.
Data menunjukkan terdapat 31.551 kelompok bukan angkatan kerja yang berstatus sekolah atau kuliah di Kota Cilegon. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.304 orang telah mendapatkan beasiswa, terdiri dari 2.797 penerima Beasiswa Full Sarjana dan 507 penerima Beasiswa Cilegon Juare pada periode sebelumnya.
Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Mahmudin, berharap program ini tidak hanya bergantung pada APBD. Partisipasi Baznas dan perusahaan melalui CSR diharapkan bisa meningkatkan cakupan bantuan.
“Saya dulu mendapatkan beasiswa dari Baznas di DKI. Artinya, kedepan diharapkan juga bisa diterapkan di sini,” kata Mahmudin, Selasa 7 April 2027.
Selain itu, Mahmudin menambahkan, alumni beasiswa juga diharapkan memberikan kontribusi. “Nantinya para alumni yang sudah bekerja bisa dihimpun sumbangannya melalui Baznas untuk disalurkan kembali kepada mahasiswa penerima beasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Ali Irfan, mengungkapkan bahwa untuk periode 2026, kuota Beasiswa Cilegon Juare meningkat menjadi 763 orang, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 507 penerima.
“Tahun ini meningkat, jumlahnya mencapai 763 orang,” jelas Ali Irfan.
Langkah ini menunjukkan upaya Pemkot Cilegon bersama Baznas dan Forum CSR untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, sekaligus mendorong peran pihak swasta dan alumni dalam mendukung keberlanjutan program beasiswa.














