NASIONAL

BMKG Update: Gempa Dangkal di Pacitan, Tidak Berpotensi Tsunami

4
×

BMKG Update: Gempa Dangkal di Pacitan, Tidak Berpotensi Tsunami

Sebarkan artikel ini
BMKG Catat Gempa Dangkal di Pacitan Dini Hari, Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
BMKG Catat Gempa Dangkal di Pacitan Dini Hari, Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Media90 – BMKG menyampaikan pembaruan terkait gempa yang mengguncang wilayah selatan Jawa Timur pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 01.06 WIB. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 01.35 WIB, belum terdeteksi adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Seiring evaluasi lanjutan, parameter gempa mengalami penyesuaian magnitudo. BMKG menginformasikan bahwa hasil update analisis gempa menunjukkan magnitudo M6,2.

Pusat Gempa dan Kedalaman
Episenter gempabumi berada pada koordinat 8,98° LS dan 111,18° BT, tepatnya di laut sekitar 89 km arah tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 58 km. Kedalaman ini tergolong dangkal hingga menimbulkan getaran yang terasa luas di berbagai daerah.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pacitan, Jawa Timur, Getaran Terasa Hingga Jawa Tengah dan Bali

Daerah Terdampak dan Intensitas Gempa
Dampak getaran gempa dirasakan dengan tingkat intensitas berbeda di sejumlah wilayah:

  • Intensitas IV MMI (dirasakan oleh banyak orang dalam rumah):
    • Bantul
    • Sleman
    • Pacitan
  • Intensitas III MMI (getaran nyata dalam rumah, terasa seperti truk melintas):
    • Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, Banjarnegara
  • Intensitas II MMI (dirasakan beberapa orang, benda ringan bergoyang):
    • Tuban, Jepara

Analisis Sumber Gempa
BMKG menyatakan:

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).”

Karakteristik ini menjelaskan mengapa getaran terasa luas meskipun tidak memicu tsunami.

Sebelumnya, gempa tercatat dengan magnitudo 6,4 pada pukul 01.06 WIB, berlokasi di 8,99 LS dan 111,18 BT (90 km tenggara Pacitan) dengan kedalaman 10 km. BMKG sejak awal memastikan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat pesisir diminta tetap tenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *