NASIONAL

Bus Al Hijrah Terjun ke Jurang di Lahat, Satu Penumpang Anak Tewas

53
×

Bus Al Hijrah Terjun ke Jurang di Lahat, Satu Penumpang Anak Tewas

Sebarkan artikel ini
Tragis di Lahat Bus Al Hijrah Terperosok ke Jurang Penumpang Anak Tewas

Media90 – Insiden kecelakaan maut terjadi pada Senin dini hari, 16 Maret 2026, di Desa Sugiwaras, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Sebuah bus jurusan Jakarta–Padang dilaporkan terjun ke jurang dan momen nahas tersebut terekam kamera CCTV.

Dalam kejadian ini, satu korban meninggal dunia, yakni seorang anak berusia 14 tahun. Sementara itu, penumpang lainnya dilaporkan selamat, meski beberapa di antaranya mengalami luka ringan.

Ads
close ads

Video kecelakaan yang diunggah akun Instagram @dirman3306 memperlihatkan detik-detik bus kehilangan kendali hingga terperosok ke jurang pada pukul 01.47 WIB. Dari rekaman tersebut, terlihat bus melaju di jalan sempit dan berkelok saat berpapasan dengan kendaraan lain.

Baca Juga:  Bantuan Beras BPNT Disalurkan ke 144 Petambak Bumi Dipasena Jaya untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Diduga, pengemudi tidak terbiasa dengan medan yang dilalui sehingga kesulitan mengendalikan kendaraan di tikungan tersebut.

Beruntung, sejumlah karyawan perkebunan sawit yang berada di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan. Mereka dengan sigap mengevakuasi para penumpang yang terjebak di dalam bus.

Berkat bantuan cepat tersebut, sebagian besar penumpang berhasil diselamatkan, meskipun ada yang mengalami luka ringan.

Kronologi Singkat Kejadian:

  1. Bus Al Hijrah melintas di jalan sempit Desa Sugiwaras.
  2. Sopir kesulitan saat menghadapi tikungan dan berpapasan dengan kendaraan lain.
  3. Bus kehilangan kendali dan terperosok ke jurang.
  4. Warga dan karyawan perkebunan sawit membantu proses evakuasi korban.

Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang anak berusia 14 tahun dinyatakan meninggal dunia. Sementara korban lainnya selamat dengan kondisi luka ringan.

Baca Juga:  Anak Perempuan Diamankan Polisi di Flyover Pasopati Bandung, Respons Cepat Warga Jadi Kunci

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi, terutama yang melintasi jalur sempit dan berkelok di daerah rawan kecelakaan. Kewaspadaan, pengalaman berkendara di medan ekstrem, serta pengendalian kecepatan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan di jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *