Media90 – Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Selasa (27/1/2026) sore. Kondisi atmosfer yang tidak stabil berpeluang memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.
Berdasarkan peringatan dini cuaca, potensi hujan diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 16.10 WIB, setelah sebelumnya peringatan dikeluarkan pada pukul 16.00 WIB. Fenomena cuaca ekstrem ini diprakirakan berlangsung hingga sekitar pukul 18.30 WIB.
Sejumlah wilayah di DIY diperkirakan terdampak langsung oleh kondisi cuaca tersebut. Di Kabupaten Bantul, daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi Kecamatan Kretek, Pundong, dan Imogiri. Sementara di Kabupaten Gunungkidul, wilayah yang perlu mewaspadai cuaca ekstrem antara lain Wonosari, Semanu, Semin, Gedangsari, dan Tanjungsari. Adapun di Kabupaten Sleman, potensi hujan lebat disertai angin kencang diprakirakan terjadi di Kecamatan Prambanan dan Kalasan.
Selain wilayah utama tersebut, hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang juga berpeluang meluas ke daerah lain. Di Kabupaten Bantul, potensi meluas mencakup Kecamatan Sanden, Bambanglipuro, Pandak, Bantul, Jetis, dan Dlingo. Sementara di Kabupaten Gunungkidul, wilayah yang juga berpotensi terdampak antara lain Playen, Paliyan, Panggang, Tepus, Karangmojo, Ponjong, Rongkop, Saptosari, Girisubo, dan Purwosari.
Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipasi. Warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat, mewaspadai potensi pohon tumbang serta genangan air, dan tidak berteduh di bawah pohon atau baliho ketika terjadi petir. Selain itu, masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi secara berkala.














