Media90 – Aktivitas vulkanik kembali terjadi di Gunung Dukono pada Senin pagi. Letusan tercatat terjadi sekitar pukul 05.52 WIT, menghasilkan kolom abu yang menjulang tinggi ke udara. Hingga laporan ini disampaikan, erupsi masih berlangsung, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan.
Kolom Abu Tebal Mengarah ke Barat
Letusan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung atau sekitar 2.087 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas cukup tebal.
Arah sebaran abu mengarah ke barat, mengikuti kondisi angin saat erupsi terjadi. Perlu dicatat, arah dan penyebaran abu dapat berubah sewaktu-waktu tergantung perubahan arah dan kecepatan angin.
Gunung Dukono dikenal sebagai salah satu gunung api aktif di Indonesia dengan erupsi berkala. Oleh karena itu, masyarakat sekitar diminta tidak lengah dan selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang.
Radius Bahaya 4 Km dari Kawah
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang, pusat aktivitas erupsi. Larangan ini bertujuan untuk menghindari risiko paparan abu vulkanik maupun potensi bahaya lain yang dapat terjadi tiba-tiba.
Selain menjaga jarak dari area berbahaya, warga disarankan untuk selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut, mengingat abu vulkanik dapat mengganggu sistem pernapasan, terutama jika terhirup dalam jumlah banyak.
Tetap Waspada dan Ikuti Informasi Resmi
Dengan kondisi erupsi yang masih berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan hanya mengikuti informasi resmi agar terhindar dari hoaks atau kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.














