NASIONAL

Gunung Dukono Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1 Km

Avatar
41
×

Gunung Dukono Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1 Km

Sebarkan artikel ini
Gunung Dukono Kembali Erupsi, Kolom Abu Terpantau 1 Km, Warga Diminta Waspada
Gunung Dukono Kembali Erupsi, Kolom Abu Terpantau 1 Km, Warga Diminta Waspada

Media90 – Aktivitas vulkanik kembali terjadi di Gunung Dukono pada Senin pagi. Letusan tercatat terjadi sekitar pukul 05.52 WIT, menghasilkan kolom abu yang menjulang tinggi ke udara. Hingga laporan ini disampaikan, erupsi masih berlangsung, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan.

Kolom Abu Tebal Mengarah ke Barat

Letusan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung atau sekitar 2.087 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas cukup tebal.

Ads
close ads

Arah sebaran abu mengarah ke barat, mengikuti kondisi angin saat erupsi terjadi. Perlu dicatat, arah dan penyebaran abu dapat berubah sewaktu-waktu tergantung perubahan arah dan kecepatan angin.

Gunung Dukono dikenal sebagai salah satu gunung api aktif di Indonesia dengan erupsi berkala. Oleh karena itu, masyarakat sekitar diminta tidak lengah dan selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang.

Radius Bahaya 4 Km dari Kawah

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang, pusat aktivitas erupsi. Larangan ini bertujuan untuk menghindari risiko paparan abu vulkanik maupun potensi bahaya lain yang dapat terjadi tiba-tiba.

Selain menjaga jarak dari area berbahaya, warga disarankan untuk selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut, mengingat abu vulkanik dapat mengganggu sistem pernapasan, terutama jika terhirup dalam jumlah banyak.

Baca Juga:  Mudik Bersama 2026, BRI RO Jakarta 1 Lepas Ratusan Pemudik

Tetap Waspada dan Ikuti Informasi Resmi

Dengan kondisi erupsi yang masih berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan hanya mengikuti informasi resmi agar terhindar dari hoaks atau kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan