NASIONAL

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu 300 Meter Mengarah ke Timur Laut

3
×

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu 300 Meter Mengarah ke Timur Laut

Sebarkan artikel ini
Gunung Semeru Erupsi Pagi Hari, Kolom Abu Capai 300 Meter
Gunung Semeru Erupsi Pagi Hari, Kolom Abu Capai 300 Meter

Media90 – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Senin pagi, 2 Februari 2026. Aktivitas vulkanik gunung api tertinggi di Pulau Jawa ini terjadi sekitar pukul 05.23 WIB dan memicu peningkatan kewaspadaan di wilayah sekitar.

Berdasarkan laporan pengamatan, erupsi Gunung Semeru menghasilkan kolom letusan setinggi kurang lebih 300 meter di atas puncak, atau sekitar 3.976 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati membumbung dengan intensitas cukup tebal.

Kolom Abu Terpantau Tebal Mengarah ke Timur Laut

Secara visual, kolom abu letusan tampak berwarna putih hingga kelabu dan condong mengarah ke timur laut, mengikuti arah angin di sekitar kawasan gunung. Aktivitas erupsi ini juga terekam jelas melalui peralatan pemantauan vulkanologi.

Baca Juga:  Komdigi Kaji Wacana Sertifikasi Wajib bagi Influencer, Bisa Ubah Dunia Kreator Konten di Indonesia

Seismograf mencatat amplitudo maksimum sebesar 22 milimeter dengan durasi gempa erupsi mencapai 110 detik. Data tersebut menunjukkan bahwa tekanan magma di dalam perut Gunung Semeru masih aktif dan perlu terus dimonitor secara intensif.

Zona Bahaya Diperluas, Aktivitas Warga Dibatasi

Menindaklanjuti erupsi tersebut, otoritas terkait kembali menegaskan pembatasan aktivitas masyarakat di sejumlah zona rawan. Warga dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan, hingga radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah ini berpotensi terdampak awan panas guguran dan aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari pusat erupsi.

Baca Juga:  Periksa.id dan BNI Perkuat Kolaborasi Dorong Transformasi Digital di Sektor Kesehatan Indonesia

Radius Kawah dan Aliran Sungai Rawan Bahaya

Pusat Vulkanologi menegaskan bahwa radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru harus steril dari aktivitas manusia. Area ini berisiko terkena lontaran batu pijar yang dapat membahayakan keselamatan.

Selain Besuk Kobokan, warga di sekitar Gunung Semeru juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak gunung, seperti Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai lainnya.

Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Semeru diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang. Pemantauan perkembangan aktivitas Gunung Semeru secara berkala melalui kanal resmi juga menjadi langkah penting guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *