Media90 – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video pernikahan Inayah Wulandari Wahid pada Minggu (5/4/2026). Tanpa banyak publikasi sebelumnya, momen bahagia ini langsung mencuri perhatian publik.
Dalam video yang beredar, suasana akad nikah tampak berlangsung khidmat dengan nuansa sederhana namun penuh makna. Pernikahan tersebut digelar di Pondok Pesantren Annuqayah, Madura, dan hanya dihadiri oleh keluarga serta kerabat terdekat.
Alih-alih menggelar pesta mewah seperti figur publik pada umumnya, konsep sederhana yang dipilih justru menjadi daya tarik tersendiri. Publik menilai kesederhanaan tersebut mencerminkan nilai-nilai yang selama ini melekat pada keluarga besar almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Pernikahan ini menjadi semakin spesial karena Inayah, yang merupakan putri bungsu Gus Dur, baru melepas masa lajang di usia 43 tahun. Selama ini, kehidupan pribadinya memang dikenal tertutup dari sorotan publik.
Sosok Suami Jadi Perhatian
Pria yang menjadi pendamping hidup Inayah adalah Muhammad Shalahuddin A. Warits. Ia dikenal sebagai pengasuh pesantren sekaligus tokoh aktif di lingkungan Nahdlatul Ulama wilayah Sumenep.
Selain aktif di dunia keagamaan, Shalahuddin juga memiliki kemampuan bahasa asing seperti Inggris, Arab, hingga Prancis. Namanya pun sempat masuk dalam bursa calon bupati pada Pilkada Sumenep 2020.
Dalam video yang viral, Inayah tampil anggun mengenakan kebaya berwarna broken white yang dipadukan dengan kain batik. Penampilannya yang sederhana dengan balutan selendang di kepala memperkuat nuansa sakral prosesi akad. Senyum bahagia terlihat jelas saat ia bersanding dengan sang suami.
Sebagai figur publik, Inayah dikenal aktif sebagai komika dan kerap menyuarakan berbagai isu sosial dan politik. Namun, berbeda dengan aktivitas publiknya, kehidupan pribadinya, termasuk kisah asmara, jarang terekspos, sehingga kabar pernikahan ini menjadi kejutan bagi banyak pihak.
Sejak video tersebut viral, berbagai ucapan selamat dan doa pun membanjiri media sosial. Banyak yang berharap pasangan ini dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.














