Media90 – Menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) secara resmi meluncurkan kampanye strategis bertajuk #LebihBaikIndosat. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk bertransformasi sebagai mitra digital yang lebih dekat dan relevan bagi masyarakat Indonesia, sekaligus memastikan konektivitas tetap stabil di tengah meningkatnya aktivitas komunikasi selama musim mudik.
Melalui filosofi You Only Need One (YONO), Indosat memposisikan diri sebagai solusi tunggal yang mengintegrasikan konektivitas andal, inovasi teknologi, serta dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.
Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha, menegaskan bahwa perusahaan ingin memastikan pelanggan dapat merayakan momen Lebaran dengan lebih nyaman tanpa khawatir soal konektivitas digital.
“Kami ingin pelanggan fokus pada hal yang paling penting: berbagi dengan orang terkasih. Biarkan Indosat yang mengurus sisanya, mulai dari memastikan koneksi andal hingga perlindungan digital yang aman. Terkadang, satu koneksi yang dapat diandalkan adalah kunci untuk membuat segalanya terasa lebih baik,” ujar Vikram dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Kesiapan Jaringan di Jalur Mudik Utama
Mengantisipasi mobilitas masyarakat yang meningkat drastis menjelang Idulfitri, Indosat telah memperkuat infrastruktur jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama di Indonesia. Selain itu, optimalisasi jaringan juga dilakukan di 790 Point of Interest (POI) strategis, seperti terminal, stasiun, rest area, hingga pusat keramaian.
Seluruh jaringan tersebut dipantau secara intensif selama 24 jam penuh untuk memastikan kualitas sinyal tetap stabil, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik yang lebih terpencil.
Untuk menguji ketangguhan jaringan secara langsung, Indosat juga mengadakan program Ekspedisi Jaringan Andal bertajuk #DVET Perjalanan Menjadi Lebih Baik. Program ini melibatkan tokoh publik Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta sambil menyiarkan pengalaman mereka secara langsung menggunakan jaringan Indosat.
Di wilayah Sumatra, lonjakan trafik data diperkirakan cukup signifikan. Beberapa daerah bahkan diprediksi mengalami peningkatan penggunaan data yang tinggi, seperti Lampung Tengah sebesar 35%, Lampung Utara hingga 44%, serta Deli Serdang sekitar 20%.
Sahabat AI: Teknologi Masa Depan dalam Genggaman
Selain memperkuat jaringan, Indosat juga menghadirkan inovasi digital terbaru melalui peluncuran aplikasi Sahabat AI. Teknologi ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi global NVIDIA.
Berbeda dengan sistem kecerdasan buatan pada umumnya, Sahabat AI dirancang agar mampu memahami konteks budaya serta bahasa lokal Indonesia dengan lebih natural. Pengguna dapat memanfaatkan fitur ini untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencari informasi seputar Ramadan, menyusun ide, hingga membantu aktivitas sehari-hari.
Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memudahkan berbagai aktivitas digital selama bulan suci.
Proteksi Digital Berbasis AI: Tangkis 2 Miliar Ancaman
Keamanan digital juga menjadi fokus penting Indosat dalam menghadapi potensi peningkatan ancaman siber selama periode libur panjang. Untuk itu, perusahaan mengandalkan fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI yang telah diluncurkan sejak Agustus 2025.
Teknologi ini terbukti efektif dalam melindungi pelanggan dari berbagai potensi penipuan digital. Hingga saat ini, sistem tersebut telah berhasil mendeteksi dan memblokir lebih dari 2 miliar panggilan serta pesan berbahaya.
Indosat menyebutkan bahwa langkah ini berhasil mencegah potensi kerugian finansial hingga US$ 500 juta. Bahkan, lebih dari 95% pelanggan mengaku merasa lebih aman ketika fitur perlindungan otomatis ini aktif di perangkat mereka.
Dampak Sosial Melalui Program Surau Kita Berdaya
Selain menghadirkan inovasi teknologi, Indosat juga memperkuat kontribusi sosial melalui program CSR Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya.
Program ini dilaksanakan di 19 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Aceh yang sedang menjalani proses pemulihan pascabencana. Tidak hanya melakukan renovasi fisik, Indosat juga berupaya menghidupkan kembali fungsi surau dan mushola sebagai pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Kolaborasi dengan berbagai mitra lokal diharapkan mampu menjadikan tempat ibadah sebagai ruang kolaborasi komunitas yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.
Melalui kombinasi jaringan yang lebih andal, inovasi kecerdasan buatan, serta program sosial yang berkelanjutan, Indosat berharap Ramadan 2026 dapat menjadi momen yang benar-benar lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Inisiatif ini sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk konektivitas, tetapi juga untuk memperkuat hubungan sosial di tengah era digital.














