Media90 – Konflik antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim, kembali menjadi sorotan publik. Perseteruan keduanya memicu perbincangan luas di media sosial setelah pernyataan terbaru Rachel viral.
Curahan hati Rachel yang dibagikan melalui fitur Broadcast Channel di Instagram dengan cepat menyebar ke berbagai platform, termasuk X. Unggahan tersebut langsung menuai beragam reaksi dari netizen.
Dalam pernyataannya, Rachel mengungkapkan rasa lelah menghadapi konflik yang terus bergulir di ruang publik. Ia menilai sikap diam yang selama ini diambil justru membuat situasi semakin tidak terkendali, sehingga dirinya memilih untuk angkat bicara.
Rachel juga menegaskan bahwa selama ini ia berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan anak-anak mereka, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan sehari-hari.
Singgung Nafkah Anak dan Rumah yang Dipersoalkan
Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah pernyataan Rachel terkait kewajiban nafkah anak. Ia mengungkap bahwa kesepakatan pasca-perpisahan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Menurutnya, solusi yang sempat disepakati adalah pemberian sebuah rumah yang diperuntukkan bagi anak-anak. Namun dalam praktiknya, kesepakatan tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
Konflik semakin memanas ketika Rachel mengetahui adanya rencana penjualan rumah tersebut. Ia mengaku terkejut karena tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya, padahal anak-anak masih tinggal di sana.
Situasi ini membuatnya merasa kecewa, terlebih karena rumah tersebut sebelumnya dianggap sebagai bentuk tanggung jawab atas nafkah anak.
Pilih Fokus pada Anak, Tuai Simpati Publik
Di tengah polemik yang kembali mencuat, Rachel memilih untuk tidak memperpanjang konflik. Ia menegaskan akan tetap fokus bekerja dan berjuang demi masa depan anak-anaknya, meskipun harus menghadapi berbagai tekanan.
Sikap tersebut justru menuai simpati dari banyak netizen yang mengikuti perkembangan kisah keduanya. Banyak yang memberikan dukungan moral kepada Rachel atas keteguhannya dalam menghadapi persoalan pribadi di tengah sorotan publik.














