Media90 – Sebuah momen menarik di Masjid Istiqlal menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat petugas masjid memberikan kain atau jubah kepada wisatawan non-Muslim yang datang berkunjung.
Pemberian kain tersebut bertujuan agar para wisatawan dapat menutup aurat sesuai aturan berpakaian di area masjid, sehingga tetap menghormati kesucian tempat ibadah.
Turis Non Muslim Tetap Bisa Berkunjung
Sebagai salah satu destinasi religi terbesar di Indonesia, Masjid Istiqlal memang terbuka bagi pengunjung dari berbagai latar belakang, termasuk wisatawan non-Muslim. Namun demikian, setiap pengunjung tetap diwajibkan mematuhi aturan yang berlaku, seperti mengenakan pakaian sopan dan menutup aurat.
Untuk membantu wisatawan yang datang dengan pakaian kurang sesuai, petugas masjid biasanya menyediakan kain atau jubah khusus yang dapat dikenakan selama berada di dalam area masjid.
Momen pemberian jubah kepada turis ini menjadi viral setelah diunggah ke media sosial. Dalam keterangan video yang beredar disebutkan, “Ketika Masjid Istiqlal berikan kain untuk menutup aurat ke turis non Muslim yang berkunjung.”
Unggahan tersebut menuai beragam respons dari netizen. Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk keramahan sekaligus ketegasan dalam menjaga aturan di tempat ibadah.
Sebagai masjid terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, Masjid Istiqlal kerap menjadi tujuan wisata religi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kebijakan menyediakan kain penutup aurat bagi pengunjung dinilai sebagai cara menjaga keseimbangan antara keterbukaan terhadap wisatawan dan penghormatan terhadap norma keagamaan.
Dengan cara tersebut, para wisatawan tetap dapat menikmati keindahan arsitektur masjid tanpa melanggar aturan yang berlaku.














