Media90 – PTPN IV PalmCo, subholding dari PT Perkebunan Nusantara III (Persero), terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat di berbagai pelosok Indonesia. Menandai peringatan Hari Air Sedunia, PalmCo mencatatkan berbagai inisiatif mulai dari penyediaan infrastruktur sanitasi di wilayah Sumatera dan Kalimantan hingga penyaluran air bersih darurat di daerah terdampak bencana.
Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi layak.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa program penyediaan air bersih merupakan pilar penting dalam Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Program ini difokuskan pada daerah yang selama ini mengalami krisis air bersih akibat keterbatasan geografis maupun minimnya infrastruktur.
“Akses terhadap air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga hak setiap warga negara. Program ini adalah wujud keberlanjutan dan komitmen PalmCo untuk memberi dampak langsung kepada masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional kami,” ujarnya.
Dalam implementasi jangka panjang, PalmCo telah membangun lebih dari 40 titik fasilitas sanitasi air bersih yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membawa misi kesehatan yang penting, terutama dalam menekan angka stunting di daerah pelosok.
Ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak diketahui berperan penting dalam mencegah infeksi berulang pada balita, yang menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting.
Distribusi 200 Ribu Liter Air Bersih
Selain pembangunan infrastruktur permanen, PalmCo juga menunjukkan respons cepat dalam situasi darurat. Jatmiko mengungkapkan bahwa pada akhir tahun lalu, saat bencana hidrologis berupa banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh, perusahaan mendistribusikan lebih dari 200.000 liter air bersih.
“Langkah ini penting untuk memastikan kebutuhan dasar seperti minum, memasak, dan sanitasi di pengungsian tetap terpenuhi serta mencegah potensi wabah penyakit pascabencana,” jelasnya.
Salah satu wilayah penerima manfaat adalah Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Selama ini, masyarakat di desa tersebut bergantung pada sumur tradisional dan air tadah hujan yang kerap mengering saat musim kemarau.
Kepala Desa Pondok Meja, Martoyo, mengapresiasi bantuan yang diberikan PalmCo. Menurutnya, pembangunan sumur bor dan tangki air menjadi solusi nyata bagi warganya.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian PTPN IV. Dengan adanya fasilitas ini, kebutuhan air bersih masyarakat diharapkan dapat terpenuhi, terutama saat musim kering,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh salah satu warga, Wati, yang mengaku selama ini kesulitan mendapatkan air bersih saat kemarau.
“Daerah kami cukup tinggi, sehingga sumur tradisional sering kering. Alhamdulillah, ke depan persoalan ini bisa teratasi,” katanya.
Kisah serupa juga datang dari Desa Gunung Ulin di Kalimantan Selatan, yang menjadi salah satu lokasi pembangunan sanitasi dalam wilayah kerja PalmCo. Desa ini dikenal kerap mengalami kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau panjang.
Kepala Desa Gunung Ulin, Sunarto, menyambut baik program tersebut. Ia menilai bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sejalan dengan program desa dalam pengembangan air bersih.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena desa ini memang selalu mengalami kesulitan air. Kami bersyukur PalmCo hadir dengan solusi nyata,” ujarnya.
Melalui komitmen berkelanjutan ini, PTPN IV PalmCo berharap dapat terus memperluas akses air bersih sekaligus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Indonesia.














