NASIONAL

Prabowo Singgung Fenomena Kelompok yang Tidak Mau Bekerja Sama, Tetap Fokus Layani Rakyat

Luluk RJMP
16
×

Prabowo Singgung Fenomena Kelompok yang Tidak Mau Bekerja Sama, Tetap Fokus Layani Rakyat

Sebarkan artikel ini
Kelompok yang Tak Mau Kooperatif Jadi Sorotan Prabowo
Kelompok yang Tak Mau Kooperatif Jadi Sorotan Prabowo

Media90 – Presiden Prabowo Subianto menyinggung fenomena munculnya kelompok-kelompok di masyarakat yang enggan bekerja sama dengan pemerintah, namun aktif melontarkan kritik. Prabowo menegaskan, pemerintah tetap berjalan dan fokus melayani rakyat meski menghadapi kritik tersebut.

Dalam arahannya pada Rapat Kerja Pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo menyebut telah mempelajari laporan-laporan dari menteri-menterinya yang menunjukkan kondisi nasional saat ini masih relatif aman dan stabil, meski situasi geopolitik di Timur Tengah memanas.

Ads
close ads

“Saya telah mempelajari data-data angka dan dalam kesempatan ini adalah kesempatan yang baik, setelah saya mempelajari angka-angka dan dapat laporan dari menteri-menteri saya ternyata kondisi kita cukup aman,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Ini Rinciannya! DPRD Lampung Selatan Setujui Empat Paket Raperda Disahkan Menjadi Perda

Analogi Bangun Jembatan

Prabowo menilai kritik dari kelompok tertentu merupakan fenomena yang bisa dimaklumi. Ia mengibaratkan pembangunan jembatan di sebuah desa: sebagian besar warga gotong royong membangunnya, sementara ada pihak yang menolak membantu tetapi terus mengkritik.

“Saya katakan kalau di suatu tempat, suatu desa, melihat kebutuhan butuh jembatan kemudian sebagian besar gotong royong untuk membangun jembatan tapi ada sekelompok yang tidak mau bangun jembatan, tapi tidak masalah, silakan,” ujar Prabowo.

Prabowo heran terhadap kelompok yang tidak mau bekerja sama namun sibuk melontarkan kritik. Menurutnya, pemerintah harus tetap fokus memenuhi permintaan rakyat.

“Hanya saya juga nggak ngerti ada orang mau bangun jembatan, dia tidak mau bangun jembatan tapi dia kritik, ‘Kamu goblok kamu. Kayunya salah jangan di situ, pakunya salah, rantainya salah’. Salah aja. Lah kita yang mau bangun jembatan apa sikap kita? Apa kita grogi? ‘Goblok kamu, kamu bikin jembatan, goblok’. Ya saya goblok tapi rakyat ini minta jembatan, ya, saya bangun jembatan. Jadi ini fenomena,” tegasnya.

Baca Juga:  Strategi Optimal TKD Prabowo-Gibran: Menargetkan Kemenangan 70% di Lampung

Prabowo menekankan, sikap kritis boleh ada, tapi pemerintah tetap berkomitmen untuk bekerja dan melayani rakyat sesuai kebutuhan nyata masyarakat.

Tinggalkan Balasan