Media90 – Kejadian tidak menyenangkan dialami sebuah keluarga saat berkendara melintasi Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Perjalanan yang awalnya berjalan normal berubah menjadi mimpi buruk setelah insiden serempetan mobil berujung dugaan kekerasan fisik.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, sekitar pukul 19.30 WITA. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah rekaman video kejadian tersebar luas di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @dashcamindonesia dan langsung memicu reaksi warganet yang mendesak aparat kepolisian segera bertindak.
Kronologi Awal Kejadian
Berdasarkan keterangan keluarga korban, insiden bermula saat mereka melintas menggunakan mobil pribadi di lajur kanan Jalan Urip Sumoharjo. Pada saat bersamaan, lajur kiri terhalang sebuah bus besar. Dari arah belakang, sebuah mobil berwarna abu-abu diduga berupaya berpindah lajur, namun manuver tersebut gagal dan menyerempet bagian belakang kendaraan korban.
Setelah terjadi serempetan, kedua kendaraan sempat berhenti di pinggir jalan. Ibu korban kemudian turun untuk memeriksa kondisi mobil. Namun, pengemudi mobil abu-abu tersebut justru menunjukkan tanda-tanda akan meninggalkan lokasi kejadian.
Merasa khawatir pelaku kabur, ibu korban berusaha menghentikan kendaraan dengan menepuk badan mobil. Dari titik inilah situasi mulai memanas.
Versi Korban: Ketegangan Berujung Kekerasan
Ayah korban berusaha menyelesaikan masalah secara baik-baik dengan mendekati pengemudi mobil abu-abu tersebut. Namun, menurut keterangan korban, upaya tersebut tidak mendapat respons positif. Pengemudi mobil abu-abu justru bersikap agresif, mendorong dada ayah korban, serta melontarkan ancaman verbal.
Situasi semakin memanas ketika ibu korban mencoba melerai. Pengemudi tersebut disebut ikut melampiaskan kemarahan kepada ibu korban. Merasa tidak terima, ayah korban menepis tangan pelaku. Tak lama berselang, pengemudi mobil abu-abu itu diduga melakukan pemukulan secara brutal terhadap ayah korban.
Dalam kejadian tersebut, ibu korban juga disebut ikut terkena pukulan hingga mengalami luka lebam. Anak korban yang berada di dalam mobil turun sambil berteriak karena panik dan ketakutan melihat insiden tersebut.
Usai kejadian, pelaku sempat mengajak menyelesaikan persoalan di kantor polisi. Keluarga korban menyatakan setuju, namun saat mereka bersiap mengikuti, pelaku justru langsung meninggalkan lokasi kejadian dan menghilang. Keluarga menduga pelaku melarikan diri untuk menghindari tanggung jawab.
Korban Jalani Visum, Laporan Polisi Dibuat
Akibat insiden tersebut, ayah korban mengalami cedera serius pada bagian rahang hingga kesulitan menutup mulut secara normal. Sementara ibu korban mengalami luka lebam akibat pukulan.
Keluarga korban memastikan telah menempuh jalur hukum dengan melakukan visum serta membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Mereka berharap pelaku segera diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kolom komentar unggahan video dipenuhi desakan dari warganet agar kasus ini ditindak tegas dan tidak diselesaikan secara damai. Banyak yang menilai kekerasan di jalan raya merupakan tindak pidana serius yang berpotensi membahayakan keselamatan publik dan harus menjadi perhatian aparat penegak hukum.














